Home » Berita Khusus Kabupaten Pinrang

Jumat, 30 Desember 2011 | 15:04:05 WITA | 2618 HITS
Nelayan Bugis dan Tanpatan Tuntut Janji Walikota

TARAKAN -- Persoalan antar suku Bugis dan warga tanpatan (Tidung) memang sudah normal. Bahkan Sudah saling berangkulan di sana sini. Namun, kedua Warga Tarakan ini bergandeng tangan bahu membau menuntut  pemerintahan kota Tarakan, Undin Hianggio, untuk segerah memenuhi janjinya akan bertindak atas nama pemerintah Indonesia, mengalau nelayan-nelayan Malaysia yang sudah melewati radius menangkapan ikan ke Indonesia.

"Pokoknya nelayan dijanji dalam 15 hari sudah tindakan terhadap nelayan Malaysia dan bahkan tidak akan diberi izin," kata Jusuf, kepada Fajar, sesaat menunggu cop imigrasi Tarakan dengan menggunakan KM Tawindo, ke Tawau Malaysia, Kamis 29 Desember 2012.

Ketua Persatuan Nelayan Kecil (PNK) Kota Tarakan,  Rustan yang diminta ketegasannya soal janji walikota Tarakan, yang akan mengalau (melarang) kapal nelayan Malaysia (Tawau) masuk mengambil ikan dalam radius yang telah ditentukan secara internasional ini, tetap menuntut.

Bahkan salah seorang anggotanya Yancon, asal Kabupaten Pinrang, justru memintah pemerintah Tarakan tidak hanya retorika menjanjikan harapan nelayan. "Persoalannya kalau penanganannya lambat niscaya akan muncul lagi , kasus lain setelah pasca kerusuhan Tarakan," tambah Sudirman, salah satu tokoh masyarakat Tarakan.

Fajar yang sempat berbincang-bincang dengan nelayan yang bekerja di kapal penangkap ikan miliki warga Tawau Malaysia ini di Sabindo (salah satu perkampungan nelayan) di Tawau mengatakan, pengangkapan ikan yang belakangan ini sering dilakukan diperairan Kalimantan (Tarakan-Nunukang, Bulungan) sama sekali hanya sebagai pekerja, "Kami tidak tahu kalau kapal penangkap ikan kami masuk Indonesia," ungkap Sulaeman, mengaku keturunan Mandar Ujung Lero, kepada Fajar, di Sabindo Tawau, Kamis malam.

Sulaeman juga, mengaku puluhan Kapal Penangkap ikan yang melaut ini diantaranya banyak TKI yang tidak lagi mendapat perpanjangan izin yang pemutihan monitoring sudah tidak diperlakukan lagi. "Kami mohon pak, jangan diambil gambar ya ! Soalnya nanti budak-budak (anak buah kapal) ditangkap lagi dan kasihan mau jari hidup dimana?

Sayang pihak perwakilan Indonesia di Tawau, tidak berhasil dijumpai karena kantor Perwakilan bagian imigrasi di Tawau, uda tutup. " Bisa besok ketemu pak Konsulat pak, " kata seorang staf Konsul  mengaku bernawa Darwis

Sekedar di ketahui, Kamis 22 Desember 2011 , ratusan Persatuan Nelayan Kecil Kota Tarakan, dipimpin langsung Ketuanya Rustam, melakukan aksi unjukl rasa di sekitar pelabuhan Tarakan, dan memintah pemerintah terkait menuntaskan masuknya kapal nelayan asal Tawau Malaysia menguras kekayaan ikan di perairan Indonesia yang berbatasan Malaysia. Walikota Tarakan, Udin berjanji akan menuntaskan hal ini dalam jangka waktu 15 hari. Artinya, nelayan Tarakan sudah bisa mendapat kabar baik atau tidak 5 Januari 2012. (nas)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FMC -- Lelaki ini merasa gelisah. Ia pun menulis...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR,...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Langkah Menteri pendidikan dan kebudayaan...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Thohari...

Politik

Rabu, 15 Mei 2013 MAKASSAR,FAJAR -- Bakal calon bupati Sidrap, Rusdi Masse...

Rabu, 15 Mei 2013 SENGKANG,FAJAR -- Setelah resmi mendapat rekomendasi dari...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Meski telah mengundurkan diri sebagai...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi II DPR dalam masa kerja periode...

Hukum

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua Komisi Yudisial (KY), Eman Suparman...

Rabu, 15 Mei 2013 MALANG,FAJAR -- Wajah dunia pendidikan di Malang tercoreng....

Ekonomi

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- PT PLN (Persero) menyebutkan, pemakaian...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ketua DPR, Marzuki Alie menyatakan kenaikan...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah menugaskan Perum Badan Urusan...

Hiburan

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR - Ashanty akan memulai perjalanan karirnya...

Rabu, 15 Mei 2013 JAKARTA,FAJAR – Rachel Maryam geram. Akun...

Rabu, 15 Mei 2013 BEBERAPA waktu lalu, publik sempat yakin bahwa Justin...

Selasa, 14 Mei 2013 JAKARTA -- Aktris seksi, Kiki Amalia benar-benar terpukul...

Internasional

Rabu, 15 Mei 2013 DAMASKUS,FAJAR – Lebih dari dua tahun...

Selasa, 14 Mei 2013 ROSELLA, FAJAR -- Seorang pria Chicago ditahan kepolisian...

Selasa, 14 Mei 2013 SEOUL,FAJAR - Keputusan mengejutkan muncul dari rezim Kim...

Senin, 13 Mei 2013 PARIS,FAJAR - Seorang turis Perancis yang baru saja kembali...