Bertemu Pimpinan KPK, Ini yang Dibahas Kabareskrim – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Bertemu Pimpinan KPK, Ini yang Dibahas Kabareskrim

JAKARTA – Kabareskrim Polri, Komjen Budi Waseso bakal menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini. Kedatangannya di KPK untuk berkoordinasi dengan para pimpinan KPK terkait dengan kasus dugaan korupsi dan pencucian uang.

Kasus tersebut terkait dengan penjualan kondensat yang melibatkan PT Trans Pacific Petrochemical Indotama dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi pernah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

Kepada sejumlah wartawan, Budi, pertemuan dengan pimpinan KPK untuk koordinasi soal penanganan kasus penjualan kondensat itu. Namun, Budi mengaku tidak tahu apakah KPK sudah menyelidiki laporan kasus ini.

“Pernah dilaporkan ke KPK. Saya belum tahu apakah masalah ini sudah ditangani KPK,” kata Budi di Mabes Polri, Rabu (6/5).

Karenanya, jenderal bintang tiga itu hari ini akan berkoordinasi dengan KPK. Menurut dia, yang jelas setiap laporan yang diterima akan diproses. Nah, koordinasi akan tetap dilakukan dengan KPK dan Kejaksaan Agung supaya tidak saling mendahului. “Kita hari ini koordinasi sama KPK, apa pernah ditangani (KPK). Kalau sudah ditangani KPK, Bareskrim atau Jaksa, akan kita koordinasikan siapa yang sudah menangani lebih dulu. Kalau sudah ditangani KPK, kita akan serahkan ke KPK supaya tidak mendahului,” jelasnya.

Lebih lanjut, bisa saja kasus ini nantinya ditangani Satuan Tugas Antikorupsi yang akan dibentuk tiga pimpinan lembaga penegak hukum, Polri, KPK dan Kejaksaan Agung. “Bisa saja untuk percepatan masalah korupsi sama-sama (ditangani) dari Kejaksaan, Bareskrim Polri, KPK,” katanya.

Namun yang pasti, kasus ini di Bareskrim sudah masuk tahap penyidikan. Menurutnya, kalau belum masuk penyidikan, tidak mungkin Bareskrim meminta izin pengadilan untuk melakukan penggeledahan. Hanya saja, sejauh ini belum ada yang dijadikan tersangka termasuk dicegah bepergian ke luar negeri.

“Belum ada yang dicekal, tersangka saja belum,” tegasnya. Dirinya pun berpesan, kasus-kasus dugaan korupsi yang ditangani Bareskrim jangan dikait-kaitan dengan politik. “Ini murni penegakan hukum,” tuntasnya. (boy/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top