Dewan Sarankan Pansel Selektif Memilih – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Dewan Sarankan Pansel Selektif Memilih

MAKASSAR, FAJAR ONLINE — Pelelangan yang dilakukan pemerintah kota melalui tim panitia seleksi (pansel) yang saat ini berjalan diharapkan bisa selektif memilih yang nantinya menjadi direktur disetiap perusda milik pemkot.

Ketua Komisi B Bidang Perekonomian dan Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Makassar Amar Busthanul meminta panitia seleksi lelang jabatan selektif serta objektif dalam menunjuk direksi pada enam perusahaan daerah. Jabatan direktur harus diisi oleh tenaga profesional, yang mengerti tanggung jawab dan perannya masing-masing perusahaan.

“Kenapa hal ini menjadi penekanan karena hal ini sangatlah penting.  untuk mengetahui track record para calon direktur,” katanya, Rabu 6 Mei.

Ketakutannya, jika pansel salah memilih visi misi perusda tersebut jalan ditempat. “Jangan sampai dia malah tidak punya kompetensi untuk memimpin perusahaan. Itukan bisa merugikan,” jelasnya.

Amar mengatakan pada dasarnya tidak mempermasalahkan latar belakang calon Direktur Perusahaan Daerah. Baik pengusaha, birokrat, maupun politikus punya peluang yang sama untuk menjadi pemimpin. Hanya saja, mereka perlu dibekali dengan kompetensi khusus agar dapat mencapai tujuan perusahaan. Panitia seleksi diminta objektif, agar nantinya tak terkesan hanya asal tunjuk orang saja.

Asal diketahui, Sejauh ini panitia seleksi lelang jabatan perusda telah merampungkan seleksi berkas terhadap para calon direksi di enam Perusda. Hasilnya, terdapat 31 orang calon direksi PD Air Minum, 31 orang di PD Parkir Makassar Raya, 27 orang di PD Pasar Makassar Raya, 15 orang di PD Terminal Makassar Metro, 13 di PD Bank Perkreditan Rakyat, dan 11 orang PD Rumah Potong Hewan. Mereka yang dinyatakan lulus kemudian akan mengikuti tes wawancara serta uji kelayakan dan kepatutan.

Diketahui, mereka yang lolos dalam tahapan seleksi berkas di perusahaan daerah diisi oleh mayoritas orang dengan latar belakang politikus. Mereka antara lain menjabat pengurus partai politik maupun bekas calon anggota legislator. Di antaranya adalah Ketua Harian Partai Golkar Haris Yasin Limpo. Partai Golkar juga diwakili sejumlah kader, yakni Kadir Halid, Nasran Mone, dan Irianto Ahmad. Calon lain adalah Muchtar Djuma (NasDem) Rahman dan Akbar Hasan (PBB), serta Japri Y Timbo dan Nurlinda Salengke (Demokrat).

Sementara, Koordinator Forum Informasi Komunikasi Organisasi non Pemerintah (FIK-Ornop) Sulsel Asram Jaya berharap direktur perusda yang terpilih bukan berasal dari kalangan politikus. Sebab menurutnya, motivasi seorang politikus sulit dipisahkan dari orientasi kepentingan pribadi. Seharusnya, direksi perusda terjaga dan dipastikan untuk mereka yang profesional di bidangnya. “Banyaknya politikus yang lolos harus mendapatkan perhatian serius dari tim seleksi,” tambahnya.

Asram, tanpa menyebutkan contoh, menganggap selama ini politikus hanya membuat masalah pada sejumlah perusahaan daerah. Perusahaan yang dipimpin politikus, kata dia, ada yang merugi, bahkan tersangkut kasus hukum. “Kita belajar dari pengalaman. Jangan sampai politikus hanya menjadi beban ke depan,” tegasnya.

Wakil Ketua Golkar Makassar Rahman Pina mengatakan, partainya membukakan jalan bagi setiap kader yang mengadu nasib pada lelang jabatan di perusda. Menurut dia, itu merupakan hak masing-masing orang, dan tak ada kaitannya dengan kepentingan partai. Selama yang bersangkutan merasa mampu, partai tidak akan menghalangi.

Rahman memastikan bahwa semua kader Golkar yang nantinya lolos menjadi direktur, telah siap untuk mundur dari jabatannya di partai. “Semua telah sepakat. Kami di partai juga akan mendukung mereka untuk membantu Pemerintah Kota,” terangnya.(taq/wik)

loading...
Click to comment
To Top