Hahaha, Niat Cari Batu Akik, Justru Dapat Granat Nanas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Hahaha, Niat Cari Batu Akik, Justru Dapat Granat Nanas

CIREBON – Batu mulia atau batu Akik saat ini memang tengah popular. Dengan harga yang menggiurkan, membuat banyak orang langsung banting setir menjadi pedagang batu akik. Terlebih lagi, harga batu Akik bisa mencapai harga yang fantastis dari puluhan juta hingga miliaran rupiah.

Nah, ada peristiwa lucu dan juga menakutkan dialami salah satu pencari batu Akik ini. Dia adalah Arief Setiawan (37). Kejadian itu bermula ketika pada pagi hari sekitar pukul 11.00 WIB, Arief bermaksud mencari cincin batu akik yang tersimpan di rumahnya.

Namun, ketika melihat sebuah rak televisi yang sudah tidak terpakai, ia mencoba untuk mengeluarkan barang-barang yang tersimpan didalamnya dengan maksud untuk sekalin bersih-bersih. Betapa kagetnya ia ketika mendapati sebuah kotak yang terbuat dari kertas karton yang di dalamnya ternyata berisi sebuah granat jenis nanas. Ia pun lantas membawa temuan itu kepada aparat desa setempat.

“Saya lagi mencari batu akik di dalam rumah sekalin bersih-bersih, namun, ketika membersihkan rak televisi yang sudah tidak terpakai, saya menemukan sebuah granat jenis nanas, setelah itu saya bawa ke balai desa,” katanya kepada Radar Cirebon (Grup JPNN.com).

Granat tersebut disinyalir milik kakeknya yang sudah meninggal dunia semenjak ia masih kecil. Kakeknya yang bernama Koswara, merupakan seorang anggota TNI yang saat masih bernama ABRI.

Kuwu Desa Gesik Kecamatan Tengahtani, Agus Suara mengatakan sesaat setelah Arief setiawan membawa granat dan melaporkanya di balai desa, ia lantas segera menghubungi aparat kepolisian setempat guna dilakukan pendalaman dan pengamanan agar granat yang masih aktif itu tidak sampai meledak.

“Saat saya mendapat laporan tersebut, langsung saya koordinasikan dengan pihak kepolisian untuk melakukan pendalaman dan pengamanan granat itu,” paparnya.

Beberapa saat kemudian, Tim Jihandak dari Detasemen C Brimob Polda Jabar mendatangi balai desa Gesik untuk mengamankan granat nanas tersebut. Kompol M. Syahrul SH selaku Waka Den C Satbrimob Polda Jabar mengatakan dari penelitian sementara, granat nanas tersebut sudah berumur puluhan tahun namun masih aktif dan daya ledaknya tinggi. Oleh karenanya, pihaknya membawa granat temuan itu ke Mapolda Jabar.

“Walaupun sudah tua, namun granat ini memang masih aktif, oleh karenanya kami amankan terlebih dahulu,” paparnya. (rif/jpnn)

Click to comment
To Top