Panja PKPU: Thita Bisa Maju Di Pilkada Gowa – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Panja PKPU: Thita Bisa Maju Di Pilkada Gowa

MAKASSAR, FAJAR ONLINE — Anak Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) Indira Cunda Thita Yasin Limpo dipastikan akan bisa maju dalam pilkada gowa lantaran tidak terkendala dengan aturan PKPU mengenai dinasti politik.

Panitia kerja (Panja) Pembahasan PKPU Lutfhi A Mutty menegaskan, jika  keponakan kepala daerah incumbent tidak masuk dalam kategori dinasti politik. Anggota komisi II DPR RI asal partai Nasdem mengungkapkan bahwa kesepekatan DPR dan KPU pada saat penetapan PKPU pencalonan dinasti politik berdasarkan perpu yang di tidak pernah berubah.

“Jadi dinasti politik itu tidak berlaku ketika calon bupati memiliki ikatan darah dengan petahana gubernur meski mereka satu provinsi. Misalnya saja di Sulsel, Thita maju di Gowa meski bapaknya Gubernur Sulsel, itu tidak masuk dinasti politik, jadi Thita bisa ikut di pilkada,” katanya, Rabu 6 Mei.

Lutfi berharap, 10 PKPU yang sudah ditetapkan oleh DPR RI, pemerintah dan KPU pusat tidak disalah tafsirkan lagi oleh KPU-KPU daerah sebelum PKPU telah dilembar negarakan oleh Kemenkumhan agar sah digunakan. Ketua Plt Nasdem Sulsel ini menyinggung pernyataan KPU Sulsel sebelumnya yang mengatakan bahwa Thita tidak bisa ikut dipilkada lantaran bapaknya ada Gubernur. ” KPU juga tidak perlu lagi menambah-nambah norma yang sudah disepakat. Fungsi KPU hanya penyelengara pemilu, bukan penentu. Jadi tidak bisa keluar dari fungsi tersebut. “tegasnya.

Didatangi terpisah, Komisioner KPU Sulsel Khaerul Mannan membenarkan peryataan anggota panja Luthi A. Mutty.

“Memang pada saat itu PKPU yang kami dapat masih status draf dan dinasti politik berlaku dalam satu wilayah yakni calon bupati yang memilki ikatan petahana gubernur masuk dalam dinasti politik. Namun, Setelah penyelesaian pembahasan, PKPU dinasti
tersebut tersebut sudah tidak berlaku lagi,” ujarnya.

Dikonfirmasi, Indira Chunda Thita Yasin Limpo yang dikonfirmasi pun memberikan sinyal bakal maju di Pilkada Gowa. Meski begitu, dia mengaku masih menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait judicial review yang diajukan sepupunya Adnan Puritcha Yasin Limpo.

“Secara Pribadi saya masih wait and see dulu. Saya menghargai berbagai support dan dorongan dari berbagai kalangan. Terlebih dari PAN sendiri,” tambahnya.

Thita menuturkan bahwa masih akan menunggu waktu untuk menyatakan sikap maju atau tidak di Pilkada Gowa. Untuk sementara dirinya masih mempelajari ekspektasi dari berbagai kalangan.

“Yang namanya orang yang sudah dipercaya oleh rakyat sebagai wakil rakyat, tentunya saya akan memutuskan sesuatu berdasarkan pertimbangan moral dan kemanfaatan untuk rakyat banyak. Tapi jika partai meminta maka akan menjadi pertimbangan utama saya,” katanya. (taq)

Click to comment
To Top