Sadis, Pria Ini Bunuh Kekasihnya Karena Hamil – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Sadis, Pria Ini Bunuh Kekasihnya Karena Hamil

PALU – I Made Agus Febrianto (24) tega menghabisi nyawa kekasihnya yang juga merupakan calon istrinya, Ni Wayan Eka Puspitasari (26). Eka bekerja sebagai tenaga honorer di salah satu Puskesmas di Lalundu, Kabupaten Donggala. Pelaku tega membunuh korban dengan sadis, setelah pelaku menolak diajak menikah oleh korban.

Setelah ditelusuri, ternyata ajakan tersebut dikarenakan korban diketahui tengah mengandung tiga bulan. Korban dihabisi nyawanya oleh pelaku di salah satu kos teman pelaku bernama Joni dengan cara ditusuk di bagian pinggang sebelah kanan.

Setelah dipastikan meninggal dunia, jasad korban kemudian dibuang di belakang rumah salah seorang warga di Jalan Elang IV. Pelaku mengaku, sebelum membuang jasad korban, masih sempat membersihkan darah yang berceceran di lantai. Untuk menghilangkan bukti lain pelaku juga sengaja menyimpan pakain korban di salah satu rumah kos milik temannya yang ada di Jalan Karanjalemba.

Merasa aman, pelaku kemudian memikul korban ke belakang rumah salah seorang warga yang tidak jauh dari kos tempatnya melakukan pembunuhan. Pelaku juga menuturkan, sebelum kejadian pembunuhan itu, dirinya memang sudah merencanakan untuk menghabisi nyawa korban.

Pelaku merasa kesal, karena korban terus memaksa untuk segera menikah. Merasa masa pacaran belum lama, pelaku pun tidak mau bertanggung jawab dan mengambil keputusan untuk segera menghabisi nyawa honorer cantik itu.

Kapolres Palu, AKBP Basya Radyananda, saat gelar kasus mengatakan, telah menangkap seorang pelaku pembunuhan berinisial AF di Kabupaten Donggala. Pelaku ditangkap karena telah membunuh seorang Wanita bernama Ni Wayan Eka Puspitasari (26). Korban ternyata adalah calon istri pelaku.

Basya mengatakan, motif pelaku karena sakit hati, karena korban meminta untuk dinikahi. Namun karena pelaku tidak mau bertanggungjawab, akhirnya pelaku tega membunuh korban dengan sebilah Pisau.

Pelaku kini sudah diamankan di rumah tahanan Polres Palu beserta barang bukti berupa baju kaos, baju dalam, kutang, celana panjang, sepatu kets dan kasur. Basya menuturkan, bahwa pelaku teridentifikasi setelah Kepolisian Resor (Polres) Palu melakukan sidik jari. “Dari sidik jari itulah pelaku diketahui dan berhasil ditangkap,” tandasnya. (cr4/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top