Saksi Ahli: Ditersangkakan Setahun, Hak Asasi Ilham Dilanggar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Saksi Ahli: Ditersangkakan Setahun, Hak Asasi Ilham Dilanggar

FAJARONLINE, JAKARTA- Penetapan tersangka pada seseorang akan melanggar hak asasi ketika dibiarkan tanpa ada kepastian terlalu lama. Hal itu dialami tersangka dugaan korupsi PDAM kota Makassar,  Ilham Arif Sirajuddin. Sejak ditetapkan sebagai tersangka pada 7 Mei 2014, Ilham tidak pernah lagi dipanggil dan diperiksa oleh KPK.

Pandangan ini dilontarkan mantan Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim, saksi ahli sidang praperadilan yang diajukan Ilham Arief Sirajuddin, tersangka dugaan korupsi PDAM kota Makassar, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu 6  Mei 2015.

Ifdal menjelaskan, perihal ketika orang ditetapkan sebagai tersangka itu membagi dilindungi oleh aturan. Apalagi upaya paksa membagi dibenarkan dalam penyelidikan dan penyidikan. Tapi akan ada pelanggaran hal azasi kalau tidak ada batas waktunya.

“Proses dari penyidikan ke penuntut umum Ternyata terlalu lama. Ilham dibiarkan setelah berstatus tersangka. Itu melanggar ketentuan bahwa orang harus Segera diajukan ke penuntutan untuk menjalani proses lanjutan,”

“Kuhap 50 ayat 1 sampai 3, mengatakan proses penyidikannya segera harus diajukan ke penuntut umum untuk kemudian diajukan dalam pengadilan. Itu juga diatur dalam ketentuan Kovenan Internasional Hak Sipil dan politik pasal 14 ayat 3. “Aturan mengharuskan proses itu undo delayed. Ini sudah diratifikasi melalui uu nomor 12 tahun 2005,” tegasnya.

Makanya, lanjut Ifdal, yang terjadi pada pak IAS adalah pelanggaran terhadap hak-hak sipil dan politik karena penundaan yang cukup lama. Yang dilanggar lainnya oleh kpk adalah hak atas kebebasan bergerak Ilham. (FO)

loading...
Click to comment
To Top