Industri Kecil Tidak Berkembang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Industri Kecil Tidak Berkembang

MAKASSAR, FAJARONLINE — Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel merilis kondisi pertumbuhan manufaktur di Sulsel. Pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil (IMK) mengalami penurunan.

“PERTUMBUHAN produksi IMK triwulan I 2015 (Q to Q) mengalami penurunan 12,24 persen. Hampir semua jenis industri (KBLI) mengalami penurunan,” ujar Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulsel, Akmal, kepada FAJAR, kemarin.

Akmal merinci, IMK yang mengalami kenaikan hanya pada industri minuman (KBLI 11), industri pengolahan tembakau (KBLI 12), industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki (KBLI 15), serta industri percetakan dan reproduksi media rekaman (KBLI 18).

Selanjutnya, industri karet, barang dari karet dan plastik (KBLI 22), industri barang logam, bukan mesin, dan peralatannya (KBLI 25), industri mesin dan perlengkapan YTDL (KBLI 28), serta industri furnitur (KBLI 31). “Yang lain turun,” sebutnya. (*/zul)

Untuk Selengkapnya, Baca Harian Fajar dan Epaper edisi 7 Mei 2015

Click to comment
Makassar

Industri Kecil Tidak Berkembang

MAKASSAR, FAJARONLINE — Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel merilis kondisi pertumbuhan manufaktur di Sulsel. Pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil (IMK) mengalami penurunan.

“PERTUMBUHAN produksi IMK triwulan I 2015 (Q to Q) mengalami penurunan 12,24 persen. Hampir semua jenis industri (KBLI) mengalami penurunan,” ujar Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulsel, Akmal, kepada FAJAR, kemarin.

Akmal merinci, IMK yang mengalami kenaikan hanya pada industri minuman (KBLI 11), industri pengolahan tembakau (KBLI 12), industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki (KBLI 15), serta industri percetakan dan reproduksi media rekaman (KBLI 18).

Selanjutnya, industri karet, barang dari karet dan plastik (KBLI 22), industri barang logam, bukan mesin, dan peralatannya (KBLI 25), industri mesin dan perlengkapan YTDL (KBLI 28), serta industri furnitur (KBLI 31). “Yang lain turun,” sebutnya. (*/zul)

Untuk Selengkapnya, Baca Harian Fajar dan Epaper edisi 7 Mei 2015

Click to comment
To Top