Memalukan! Dua Oknum Guru Adu Jotos, Murid Panik – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Memalukan! Dua Oknum Guru Adu Jotos, Murid Panik

SIMEULUE – Menjadi seorang guru seharusnya memberikan teladan dan contoh yang baik kepada anak didiknya. Apalagi menjadi seorang guru di Sekolah Dasar (SD). Pasalnya, dari SD lah para murid dibentuk dengan pendidikan yang baik, hingga jika besar nanti akan menjadi anak yang berbakti.

Tapi, apa yang dilakukan dua oknum guru di SD Negeri 9 Desa Kuta Batu, Kecamatan Simeulue, inisial MED dan HAF, jauh dari harapan. Kedua oknum guru itu adu jotos di depan anak didiknya.

Adu jotos dan saling kejar-kejaran di areal kompleks sekolah itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (5/5). Parahnya, saat kejadian, sedang berlangsung proses jam belajar. Perkelahian dilerai sejumlah dewan guru lainnya. Insiden adu jotos itu membuat kocar kacir para murid dan sejumlah guru perempuan menangis.

Terkait dengan insiden adu jotos tersebut, dibenarkan Sekretaris Dinas Pendidkan Kabupaten Simeulue, Idris yang dihubungi Rakyat Aceh (Grup JPNN).

“Memang benar ada keributan antara sesama guru, dan sangat kita sesalkan. Kejadiaannya pada saat jam belajar apalagi di depan murid SD. Mereka segera dipanggil untuk diselesaikan,” kata Idris. Dia memastikan, guru yang adu jotos akan diberikan sanksi setimpal.

Hal senada juga disampaikan Asfarudin, Kabid Pendidikan Sekolah Dasar dan Menengah, Dinas Pendidikan Kabupaten Simeulue, yang ditemui Rakyat Aceh terpisah, Rabu (6/5). Menurutnya, berdasar hasil penelusuran sementara pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Simeulue, tidak ada perkelahian. HAF hanya menempeleng MED, karena dianggap ada kekeliruan perekapan administrasi  milik HAF.

Sejumlah sumber-sumber Rakyat Aceh, yang dihimpun dari warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi SD Negeri 9 Kuta Batu itu, mengakui kedua guru tersebut adu jotos dan saling kejar-kejaran di pekarangan sekolah.

“Mereka berteriak, saling kejar-kejaran di halaman sekolah, kami lihat ada murid dan guru perempuan yang menangis,” kata seorang ibu rumah tangga, yang menyaksikan adegan tak terpuji itu, dan meminta namanya tidak ditulis, saat ditemui Rakyat Aceh. (ahi/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top