Ngeri! Ternyata Begini Tata Chubby Dibunuh – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Ngeri! Ternyata Begini Tata Chubby Dibunuh

JAKARTA – Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Deudeuh Alfi Syahrin alias Tataa Chubby, 26. Ada 28 adegan yang dilakukan M Prio Santoso alias Rio Santoso, 24, tersangka pembunuhnya dalam rekontruksi yang digelar, kemarin (6/5).

Rekonstruksi pembunuhan Tataa Chubby yang terjadi Jumat (10/4) lalu digelar di dua lokasi terpisah. Yakni, 21 adegan dilakukan Rio lokasi pembunuhan di kamar kos Alfi di di Jalan Tebet Timur No 15 C, RT 07/10, Jakarta Selatan, dan 7 adegan dilakukannya di Stasiun Cawang.

Seluruh adegan yang merupakan pengulangan tindakan Rio saat mulai membunuh korbannya hingga naik kereta di Stasiun Cawang untuk pulang ke kontrakannya di Jalan Batu Tapak I RT 01/11, Bojong Gede, Bogor dilakukannya dengan tenang. Bahkan berbagai sorakan dan cacian warga yang menunggunya di depan rumah kos korban tak dihiraukan Rio.

Reka ulang dilakukan mulai saat Rio tiba di rumah kos Tata, lantas dia naik ke lantai menuju ke kamar kos wanita cantik itu. Rio lantas menemui Tata yang diperankan seorang polwan. Saat pintu kamar kos berukuran 12 meter persegi itu dibuka, aroma tak sedap langsung menghambur keluar. Debu lumayan tebal juga terlihat di lantai keramik di kamar itu.

Sepatu Tata juga terlihat masih berserakan di depan pintu kamar mandi, yang terletak di sebelah kiri dari pintu kamar. Sedangkan seprai dan bed cover warna pink bergambar Hello Kitty juga masih terpasang. Di peralatan make up korban yang akrab disapa Alfi itu masih terlihat di atas meja riasnya. Mesin pendingin ruangan masih berfungsi dengan baik, termasuk televisi yang terpasang di atas meja kamar masih menyala normal.

Sementara di dalam kamar mandi terlihat jemuran baju, terlihat pula air yang masih memenuhi bak kamar mandi dan satu ember besar. Lalu dilanjutkan dengan reka ulang di dalam kamar, mulai Rio masuk ke kamar mandi di kamar kos itu untuk buang air kecil. Lalu bergantian, Tataa Chubby yang masuk ke kamar mandi yang sama untuk buang air kecil.

Keduanya kemudian melakukan hubungan badan, muncul percekcokan diantara keduanya lantaran korban memaki Rio kalau badannya sangat bau. Adegan selanjutnya adalah pembunuhan di atas tempat tidur itu. Saat membunuh, Rio mencekik korban hingga sekarat, Tataa pun sempat melawan dengan menggigit jari Rio sambil berusaha menyelamatkan diri, namun upaya itu gagal.

Saat sedang sekarat, Rio menghabisi nyawa korbannya, leher Alfi dijerat dengan tali kabel yang biasa digunakan untuk catokan rambut atau kabel alat pelurus rambut. ”Waktu dia (korban) berontak, saya bersama korban sempat terjengkang ke belakang, terus posisi kepala dia (korban) ‎berada di atas dada saya, dan tangan kiri saya di bawah kepalanya,” terang Rio kepada petugas.

Selanjutnya, Rio duduk  menunggu suasana rumah kos sepi, memasukkan semua harta benda korban seperti 4 ponsel merk Samsung,  2 unit notebook Macbook Air Pro, satu unit IPad, satu unit power bank, 1 unit voice recorder, dan uang tunai milik korban sebanyak Rp 2,8 juta dimasukkan semuanya ke dalam tas ransel yang dibawa Rio.

Adegan selanjutnya, Rio menyelinap turun dan keluar dari rumah kos tersebut untuk kemudian menuju Stasiun Cawang dengan menumpang taksi. Saat Rio berjongkok dan bersandar di pagar peron stasiun menunggu kereta commuter line arah Bogor, dia pun membuang kunci kamar Alfi dari sela-sela pagar ke comberan yang ada di balik pagar stasiun itu.

Sambil menanti kereta, Rio hanya termenung diam sekitar 10 menit. Rekontruksi itu hanya dilakukan selama satu jam, mulai pukul 10.00 hingga pukul 11.00 karena Rio masih ingat sekali dengan semua yang dilakukannya. ”Semua adegan reka ulang dilakukan tersangka dengan tenang dan lancar, artinya tersangka sangat sadar dengan semua yang dilakukannya itu,” ujar Kanit I Subdit Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Buddy Towoliu yang memimpin rekontruksi, kemarin (6/5). (ind/ibl)

loading...
Click to comment
Ragam

Ngeri! Ternyata Begini Tata Chubby Dibunuh

JAKARTA – Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Deudeuh Alfi Syahrin alias Tataa Chubby, 26. Ada 28 adegan yang dilakukan M Prio Santoso alias Rio Santoso, 24, tersangka pembunuhnya dalam rekontruksi yang digelar, kemarin (6/5).

Rekonstruksi pembunuhan Tataa Chubby yang terjadi Jumat (10/4) lalu digelar di dua lokasi terpisah. Yakni, 21 adegan dilakukan Rio lokasi pembunuhan di kamar kos Alfi di di Jalan Tebet Timur No 15 C, RT 07/10, Jakarta Selatan, dan 7 adegan dilakukannya di Stasiun Cawang.

Seluruh adegan yang merupakan pengulangan tindakan Rio saat mulai membunuh korbannya hingga naik kereta di Stasiun Cawang untuk pulang ke kontrakannya di Jalan Batu Tapak I RT 01/11, Bojong Gede, Bogor dilakukannya dengan tenang. Bahkan berbagai sorakan dan cacian warga yang menunggunya di depan rumah kos korban tak dihiraukan Rio.

Reka ulang dilakukan mulai saat Rio tiba di rumah kos Tata, lantas dia naik ke lantai menuju ke kamar kos wanita cantik itu. Rio lantas menemui Tata yang diperankan seorang polwan. Saat pintu kamar kos berukuran 12 meter persegi itu dibuka, aroma tak sedap langsung menghambur keluar. Debu lumayan tebal juga terlihat di lantai keramik di kamar itu.

Sepatu Tata juga terlihat masih berserakan di depan pintu kamar mandi, yang terletak di sebelah kiri dari pintu kamar. Sedangkan seprai dan bed cover warna pink bergambar Hello Kitty juga masih terpasang. Di peralatan make up korban yang akrab disapa Alfi itu masih terlihat di atas meja riasnya. Mesin pendingin ruangan masih berfungsi dengan baik, termasuk televisi yang terpasang di atas meja kamar masih menyala normal.

Sementara di dalam kamar mandi terlihat jemuran baju, terlihat pula air yang masih memenuhi bak kamar mandi dan satu ember besar. Lalu dilanjutkan dengan reka ulang di dalam kamar, mulai Rio masuk ke kamar mandi di kamar kos itu untuk buang air kecil. Lalu bergantian, Tataa Chubby yang masuk ke kamar mandi yang sama untuk buang air kecil.

Keduanya kemudian melakukan hubungan badan, muncul percekcokan diantara keduanya lantaran korban memaki Rio kalau badannya sangat bau. Adegan selanjutnya adalah pembunuhan di atas tempat tidur itu. Saat membunuh, Rio mencekik korban hingga sekarat, Tataa pun sempat melawan dengan menggigit jari Rio sambil berusaha menyelamatkan diri, namun upaya itu gagal.

Saat sedang sekarat, Rio menghabisi nyawa korbannya, leher Alfi dijerat dengan tali kabel yang biasa digunakan untuk catokan rambut atau kabel alat pelurus rambut. ”Waktu dia (korban) berontak, saya bersama korban sempat terjengkang ke belakang, terus posisi kepala dia (korban) ‎berada di atas dada saya, dan tangan kiri saya di bawah kepalanya,” terang Rio kepada petugas.

Selanjutnya, Rio duduk  menunggu suasana rumah kos sepi, memasukkan semua harta benda korban seperti 4 ponsel merk Samsung,  2 unit notebook Macbook Air Pro, satu unit IPad, satu unit power bank, 1 unit voice recorder, dan uang tunai milik korban sebanyak Rp 2,8 juta dimasukkan semuanya ke dalam tas ransel yang dibawa Rio.

Adegan selanjutnya, Rio menyelinap turun dan keluar dari rumah kos tersebut untuk kemudian menuju Stasiun Cawang dengan menumpang taksi. Saat Rio berjongkok dan bersandar di pagar peron stasiun menunggu kereta commuter line arah Bogor, dia pun membuang kunci kamar Alfi dari sela-sela pagar ke comberan yang ada di balik pagar stasiun itu.

Sambil menanti kereta, Rio hanya termenung diam sekitar 10 menit. Rekontruksi itu hanya dilakukan selama satu jam, mulai pukul 10.00 hingga pukul 11.00 karena Rio masih ingat sekali dengan semua yang dilakukannya. ”Semua adegan reka ulang dilakukan tersangka dengan tenang dan lancar, artinya tersangka sangat sadar dengan semua yang dilakukannya itu,” ujar Kanit I Subdit Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Buddy Towoliu yang memimpin rekontruksi, kemarin (6/5). (ind/ibl)

loading...
Click to comment
To Top