PDIP Anggap Mungkin Koalisi PAN – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

PDIP Anggap Mungkin Koalisi PAN

SEMARANG, RAJA – Dinamika menjelang Pilwakot di Kota Semarang mulai menghangat. Sejumlah partai politik (Parpol) mulai merapatkan barisan mengerucut kepada koalisi sementara, di antaranya koalisi Tugu Muda dan koalisi Garuda-Matahari.

Koalisi Tugu Muda terdiri dari tiga partai, yaitu Golkar, PKS, dan Demokrat. Sementara Koalisi Garuda-Matahari terdiri dari dua partai, Gerindra dan PAN.

Lalu, kemana arah koalisi PDI Perjuangan dalam Pilwalkot Semarang? Ketua DPRD Kota Semarang yang juga Wakil Ketua DPC PDIP Kota Semarang, Supriyadi mengatakan, bahwa waktu masih panjang dalam menghadapi Pilwalkot. Segala kemungkinan bisa terjadi, karena dinamika politik yang berkembang di Kota Semarang.

“Masih banyak kemungkinan. Bahkan tidak hanya dengan PAN atau Demokrat, PKS, Golkar, PKB, Nasdem dan Gerindra pun kemungkinan bisa saja terjadi,” katanya.

Dijelaskan, karena di internal kita masih banyak mekanisme yang harus dilalui. Walaupun kami bisa mengusung sendiri pasangan calon.

Dukungan tersebut, salah satu bagian dari beberapa syarat yang mungkin menjadi pertimbangan DPP untuk rekomendasi.

Namun terkait dengan kemungkinan PDIP berkoalisi dengan PAN, Supriyadi justru menganggap itu hal yang agak berat. “PAN kan sudah koalisi dengan Gerindra, apa mereka mau ditinggalkan begitu saja setelah melalui proses komitmen,” imbuhnya.

Sebelumnya, sejumlah pengurus DPC PAN dan ranting di tingkat kecamatan, menghadiri acara pengukuhan posko tim pemenangan bakal calon wakil walikota Widhi Handoko. Widhi sendiri merupakan pengurus Muhammadiyah Kota Semarang.

Saat ini, PDIP tengah menggodok 12 bakal calon wakil walikota yang bakal mendampingi incumbent Hendrar Prihadi. PDIP melihat 12 balon wawali itu semuanya masih berpeluang mendapatkan rekomendasi dari DPP. Tinggal masing-masing kandidat bakal calon wakil walikota untuk dapat meningkatkan popularitas, elektabilitas untuk menarik dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan harus se-visi dengan walikota yang direkomendasikan.

“Kalau sekarang, masanya mereka bersosialisasi diri kemasyarakat. Karena partai telah melangsungkan survei bagi bakal calon Walikota dan Wakil Walikota,” imbuhnya. (art)

To Top