Saksi Ahli: Keliru Jika Penetapan Tersangka di Tahapan Penyelidikan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Saksi Ahli: Keliru Jika Penetapan Tersangka di Tahapan Penyelidikan

JAKARTA – Sidang gugatan praperadilan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) kembali dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi di Pengadilan Jakarta Selatan, Kamis (7/5) siang ini.

Saksi Pakar Hukum Pidana Chaerul Huda di depan hakim tunggal Yuningtyas Upiek Kartikawati menegaskan ada mekanisme atau prosedural yang harus dipatuhi penegak hukum dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka.

Menurut Huda, seseorang baru bisa ditetapkan sebagai tersangak di tingkat penyidikan, bukan pada tahap penyelidikan. Kedua tahapan tersebut kerap tak bisa dibedakan sehingga penetapan tersangka kadang keliru.

“Makanya digunakan istilah berbeda dalam tahapan pemeriksaan agar tidak rancuh. Begitu juga dengan bukti. Pada tahapan penyelidikan belum bisa dikatakan bukti melainkan bahan bukti. Dan itu tidak dijadikan landasan untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka. Barulah di tingkat penyidikan bahan yang ditemukan itu bisa dikatakan bukti untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka,” kata Huda, Kamis (7/5).

Diketahui sebelumnya, Kuasa Hukum IAS dalam gugatan praperadilan yang diajukan menilai jika penetapan tersangka oleh KPK tidak sesuai prosedural. IAS ditetapkan sebagai tersanhgka 7 Mei 2014 lalu saat KPK masih dalam tahap penyelidikan. (uki)

loading...
Click to comment
To Top