Bank Mualamat Klaim Kendari Alami Krisis Ketiga – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

Bank Mualamat Klaim Kendari Alami Krisis Ketiga

KENDARI – Bank Mualamat Kota Kendari menilai pertumbuhan ekonomi di Kota Kendari yang tampak lesuh sepanjang tahun 2015 ini, sebagai bentuk krisis ketiga. Keadaan ekonomi tersebut semakin diperparah dengan pemberlakuan undang-undang minerba akhir 2014 lalu.

Hal itu diungkapkan Branch Manager Muamalat Kendari, Anshar. Dirinya menilai krisis tersebut terjadi karena efek ekonomi global yang masuk ke Indonesia. Dalam skala kecil, tentunya efeknya akan sangat terasa di daerah, seperti Kota Kendari. Hal ini semakin buruk dengan naik turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) yang tidak menentu.

“Tahun 1998 terjadi krisis moneter dan 2008 terjadi krisis global. Tahun ini, kita rasakan lagi hal yang sama, sehingga saya katakan ini adalah bentuk krisis ketiga. Dampak kenaikan harga akibat naik turunnya harga BBM juga turut berkontribusi,” terangnya.

Menurut Anshar, sebagai akibat krisis global dan tutupnya aktivitas pertambangan, membuat pertumbuhan ekonomi Kota Kendari tampak lesuh dan terkesan lambat, demikian juga dengan dampak naik turunnya harga BBM. Sehingga kondisi perekonomian rakyat tidak berjalan dengan baik.

“Pertumbuhan ekonomi semakin lesuh karena ekonomi rakyat yang tidak bergerak, demikian juga stimulasi peredaran uang dari kegiatan proyek yang tak kunjung turun. Kalau kita berbicara persoalan ini tentu akan terjadi kembali dimasa mendatang. Tinggal bagaimana lembaga keuangan menguatkan pondasinya,” tandasnya. (myu/KP/b)

Click to comment
To Top