Empat Sindikat Pembobol Bank: Dua Diantaranya Perempuan, Dibekuk Polisi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Empat Sindikat Pembobol Bank: Dua Diantaranya Perempuan, Dibekuk Polisi

JAKARTA-Empat orang sindikat pembobol bank, dua diantaranya perempuan, dibekuk Unit Reskrim Polsekta Tawang Kota Tasikmalaya. Modus yang dilakukan para pelaku dengan cara pengajuan kredit fiktif sebesar Rp 150 juta.

Petugas bank yang memeriksa berkas pengajuan mencurigai semua surat yang dilampirkan pelaku palsu.

Ya, Bank Jabar Banten (BJB) cabang Tasikmalaya di Jl Mayor Utarya, nyaris dibobol oleh sindikat pembobol bank dengan modus pengajuan kredit fiktif asal Bandung.

Beruntung sebelum telanjur dicairkan, pihak BJB Tasikmalaya, memeriksa secara seksama semua berkas pengajuan yang ternyata palsu, sehingga aksi pembobolan tersebut berhasil dicegah. Nama-nama pelaku yakni Imas Yoyoh (53) warga Jl Patrol VI No 39 RT 11/08 Balaendah Kabupaten Bandung. Saeful Uyun (56) Perum Parken Blok C 2 No 8  RT 01/14 Nagrak Kabupaten Bandung. Didin Rusmana (60) Dusun Mandalangu RT 02/07 Cipacing Sumedang. Nasih Wintarsih Riniwati ( 64) Sirnagalih RT 02/08 Cibenda, Parigi, Pangandaran.

Kredit sebesar Rp 150 juta itu diajukan pelaku Nasih Yunasih. Untuk mengelabui petugas bank, Yunasih mengganti nama menjadi Wintarsih warga Indihiang Tasikmalaya. Selain itu Didin dan Yunasih masuk ke kantor bank BJB berperan sebagai suami istri, dengan membawa berkas aplikasi SK palsu. Sementara dua temannya, menunggu di mobil Toyota Avanza tak jauh dari bank tersebut.

Bukan hanya nama pelaku yang dipalsukan. Tapi nama suami dengan dokumen-dokumen lain seperti KTP, Kartu Keluarga, SK pensiun dan lainnya semua palsu. Dalam prosesnya, pihak bank BJB mencurigai suami Yunasih, karena ketika dihadirkan di kantor bank BJB namanya berbeda dengan yang tertera di surat nikah.

Atas temuan ini pihak bank BJB lalu mengontak Unit Reskrim Polsekta Tawang yang kemudian empat orang sindikat berhasil dibekuk. Polisi masih memeriksa para pelaku karena diduga kuat sindikat ini bukan hanya beraksi di Tasikmalaya.

Sementara itu pihak bank BJB cabang Tasikmalaya, telah empat kali mengalami pembobolan dengan modus yang hampir sama.

Menurut Kapolresta Tasikmalaya AKBP Asep Saepudin, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap empat pelaku. “SK aslinya sudah dijaminkan di Bank Kas Ciamis sebesar Rp 200  juta dalam jangka waktu 12 tahun,” kata Kapolresta.

Guna mengusut tuntas sepak terjang sindikat tersebut kasusnya kini ditangani Satreskrim Polresta Tasikmalaya. [zul/rmol]

loading...
Click to comment
To Top