Serang Kantor Golkar Kubu Agung, Massa Bakar Dokumen dan Atribut Partai – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Politik

Serang Kantor Golkar Kubu Agung, Massa Bakar Dokumen dan Atribut Partai

KENDARI Konflik internal Partai Golkar bukannya semakin membaik, justru sebaliknya. Di Sulawesi Tenggara (Sultra), sekelompok massa yang mengatasnamakan simpatisan Golkar kubu Ridwan Bae versi Abu Riszal Bakrie (ARB) mendatangi kantor Golkar kubu Oheo Sinapoy versi Agung Laksono (AL) yang berada di Wisma Anugrah, Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Anawai, Kecamatan Baruga.

Kedatangan massa yang jumlahnya sekira 50-an orang, mengobrak-abrik kantor yang dijadikan markas Oheo Cs. Tak luput, sejumlah dokumen penting tentang pencalonan dan atribut partai di bakar. Aksi itu sebagai buntut kekecewaan simpatisan Golkar terhadap Oheo Cs.

“Di Sultra ini, kami hanya kenal Golkar Ridwan Bae. Tidak ada matahari kembar di Golkar Sultra. Kami ingatkan, dimanapun Oheo Cs beraktivitas, pasti kami kejar,” ancam La Ode Ardin, Koordinator massa aksi yang mengaku dari kubu ARB.

Menurut Ardin, sebenarnya pihaknya berharap bisa langsung berhadap-hadapan dengan para loyalis Oheo Cs. Namun, karena tidak ketemu, sehingga berkas penting termasuk atribut partai jadi sasaran. Menurut Ardin, Oheo Cs sebenarnya sudah disurati sejak bulan lalu, supaya duduk bersama menyelesaikan persoalan. Namun tidak pernah digubris.

“Dia (Oheo) tidak punya itikad baik menyatukan kader Golkar di Sultra. Tapi, justru menganggap pak Ridwan yang memecah belah. Namanya pemimpin, jangan hanya berkoar-koar di media saja. Kalau berani muncul dan hadapi kami,” tantangnya.

Saat dikonfirmasi, Plt Ketua Golkar Sultra, Muh Oheo Sinapoy mengaku tidak terkejut dengan kejadian itu. Ia menyebut, itu bisa menjadi salah satu bukti kalau ada orang yang takut padanya. Kendati begitu, dirinya tetap menyayangkan, sampai sejauh itu tindakan massa aksi.

“Saya sebenarnya tambah senang dengan kejadian ini. Karena menunjukan kalau saya sangat diperhitungkan. Kejadian ini membuat saya merasa tambah besar,” ungkap Oheo kemarin.

Mantan anggota DPR RI ini menambahkan, dia tidak akan melakukan serangan balik. Ia menyerahkan persoalan itu pada Kepolisian untuk mengusung sampai tuntas. “Saya tidak akan melawan kebodohan dengan kebodohan pula. Saya percaya, ini dilakukan bukan kader atau simpatisan Golkar. Kita biarkan Kepolisian usut sampai tuntas,” tegasnya.

Oheo menegaskan, akan mencari aktor intelektual dibalik semua kejadian itu. Bukan menuduh, tapi ia curiga ada oknum yang memanfaatkan mereka. “Selama ini saya diam bukan karena tidak mau melawan. Tapi sedang mengumpulkan bukti. Pada saatnya nanti, akan diketahui siapa dalang dibalik semua ini,” tambahnya. Oheo juga sudah melaporkan kejadian itu di Polres Kendari. Ia yakin Kepolisian bisa mengungkap semuanya.

Sementara itu, Kapolresta Kendari, AKBP Ilham Saparona S Ik membenarkan adanya aksi pembakaran atribut partai di Kantor Golkar Oheo Sinapoy. Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 12.30 Wita. Jumlah massa sekira 50 orang, menggunakan sepeda motor saat mendatangi kantor Golkar. “Mereka membawa atribut Golkar juga,” ungkapnya pada wartawan.

Saat tiba dilokasi tujuan, massa langsung masuk kedalam kantor Golkar dan mengambil beberapa atribut dan dokumen lalu membakarnya di depan kantor. “Ini persoalan di pusat yang ikut terbawah ke daerah. Kami mengamankan TKP, menyita barang bukti dan mengambil keterangan saksi,” jelasnya. Menghindari kejadian susulan, Polisi melakukan penjagaan di kantor golkar kubu Oheo. (p15/ing/KP)

Click to comment
To Top