Sugali Sebut Danny Satu Tahun Hanya Bisa Buat “Tagline” – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Sugali Sebut Danny Satu Tahun Hanya Bisa Buat “Tagline”

FAJARONLINE, MAKASSAR – Legislator DPRD Makassar Susuman Halim mengaku kecewa terhadap kinerja satu tahun kepemimpinan Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto atau sering disapa “Danny”

Bahkan, mantan aktivis mahasiswa ini mengistilahkan Danny sebagai Walikota Tagline. ” Iyya. Selama satu tahun kita cuma di penuhi dengan tagline – tagline yang lontarkan di media. Sampai – sampai saya tidak bisa menghafal semua tagline yang sudah dikeluarkan Pak Danny ” ujar Pria yang sering disapa Sugali ini, Jumat 8 Mei.

Sugali mengakui kelihaian Danny dalam menyusun kata – kata dari hari ke hari tidak dirasakan manfaatnya bagu masyarakat.

“Tagline-tagline itu sama sekali tidak punya manfaat buat masyarakat. Liatmi dilapangan, sangat tidak sebanding antara banyak nya tagline yang dikeluarkan dengan prakteknya dilapangan. Di seluruh penjuru kota di pasangi besi rangka yang tidak jelas fungsinya. Justru sekarang digunakan sebagai penanda bagi warga untuk membuang sampah di situ. Liatmi sekarang, sampah dimana – mana, tambah jorok mi ” lanjutnya.

Sugali juga pesimis Piala Adipura bisa kembali bersemayam di kota Anging Mamiri ini. ” Kalau itu jelas kami pesimis. Satu tahun ini Pak wali cuma sibuk keliling dunia. Waktunya lebih banyak di luar negeri di banding mengurusi warga Makassar. Padahal persoalan kota kita sekarang ini sudah dua kali tambah banyak. Lalu lintas dua kali tambah macet. Geng motor dua kali tambah menakutkan. Katanya anak lorong, tapi tidak pernah mendatangi warganya di lorong “Sesalnya.

Selain itu, Sugali juga menyebut Danny sebagai walikota anti kritik. Selama ini ia banyak mengambil contoh dari beberapa kasus yang terjadi.

“Kritik itu kan mestinya di dengar, dijadikan sebagai masukan. Tapi ini malah lapor polisi. Belum lagi munculnya banyak struktur baru di pemerintahan, mulai KP3S, tim pendampingan. Sekarang kita lihat serapan kinerja di triwulan pertama ini. Sangat mengecewakan toh, karena mutasi dilakukan secara liar, sehingga banyak pejabat di tempatkan yang bukan bidangnya “ungkapnya. (taq)

 

loading...
Click to comment
To Top