Banteng Mulai Tak PeDe Sendirian di Pilwalkot – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Pilkada

Banteng Mulai Tak PeDe Sendirian di Pilwalkot

SEMARANG, RAJA – Makin panasnya “suhu politik” di Kota Semarang menjelang Pemilihan Walikota (Pilwalkot) pada 9 Desember 2015, mengusik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang merupakan partai pemenang Pemilu 2014 lalu. Meski bisa mengusung paket calon sendirian tanpa harus koalisi, namun partai ini ternyata kurang pede. Partai ini masih menggalang kekuatan untuk berkoalisi dengan partai lain, terutama dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

Informasi yang diperoleh Rakyat Jateng menyebutkan, dalam waktu dekat PDIP akan menjalin koalisi dengna Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bahkan, kedua partai ini akan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU).
Terkait MoU kedua partai ini juga diamini oleh Ketua Bappilu DPC PDIP Kota Semarang, Supriyadi. Hanya yang jelas, untuk bisa memenangkan Pilwalkot.

Dari hitung-hitungan perkembangan politik di Kota Semarang, sudah hampir pasti akan ada tiga pasangan calon yang akan maju di Pilwalkot. Ketiga pasangan calon itu akan diusung oleh tiga koalisi parpol. Koalisi Garuda-Matahari yang terdiri dari Gerindra dan PAN, Koalisi Tugu Muda yang merupakan gabungan dari PKS, Demokrat, dan Golkar, serta koalisi PDIP dan PKB. Ada kemungkinan PPP juga akan merapat ke PDIP.

Koalisi Garuda-Matahari kemungkinan akan mengusung bekas walikota Soemarmo, Koalisi Tugu Muda akan mencalonkan politisi Demokrat Yoyok Sukawi, dan Koalisi PDIP-PKB akan kembali mencalonkan incumbent Hendrar Prihadi.

Namun terkait tokoh yang akan diusung, PDIP masih belum membeberkan, meski sudah hampir pasti akan mengusung Hendi. “PDIP juga masih belum bisa menentukan siapa calon wali kota dan calon wakil wali kota karena prosesnya belum selesai. Masih di DPP,” ujarnya.
Menurutnya, PDIP masih membuka peluang bagi partai lain untuk ikut bergabung.

Menjelang Pilwalkot, para kandidat pun sudah mulai show of force. Pamer kekuatan pendukung sudah dilakukan sejumlah kandidat saat mereka mendaftar atau mengembalikan formulir pendaftaran. Seperti yang dilakukan oleh kandidat walikota Soemarmo saat mengembalikan formulir pendaftaran di Koalisi Garuda-Matahari Kamis (7/5) lalu. Ribuan massa pendukung ikut mengantarnya.

Beberapa kandidat juga diantar massa pendukungnya saat mereka mendaftar, baik di Koalisi Garuda-Matahari maupun Koalisi Tugu Muda, meski jumlahnya tidak sebanyak massa pendukung Soemarmo.

Ketua Koalisi Garuda-Matahari yang terdiri dari Gerindra dan PAN, Hermawan Sulis menegaskan, saat ini pihaknya masih melakukan penjaringan calon. Ada beberapa tahapan yang harus dilewati setelah penjaringan, untuk menentukan siapa yang akan diusung oleh koalisi.

“Usai pendaftaran, proses penjaringan akan melalui berbagai tahapan. Di antaranya sosialisasi dan konvensi dengan mengundang berbagai tokoh masyarakat untuk memberikan masukan. Setelah itu, sekitar awal Juni akan dilaksanakan survey. Hasil survey itulah yang akan kami usulkan ke DPP kedua parpol. Keputusannya, berada di pusat,” tandasnya.(dbs-art)

loading...
Click to comment
To Top