Dinas Pendidikan Akan Panggil UPTD – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Dinas Pendidikan Akan Panggil UPTD

UNGARAN, RAJA – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Semarang  Dewi Pramuningsih mengaku belum mendapatkan laporan tentang adanya edaran yang isinya pungutan sebesar Rp2.000 per siswa SD dan Rp5.000 per guru untuk membiayai perbaikan gedung UPTD Ungaran Barat yang rusak.

“Jujur saya belum mendapatkan laporan terkait adanya pungutan liar yang dilakukan UPTD Ungaran Barat,” terang Dewi.

Benar apa tidaknya pungutan tersebut, pihaknya berencana akan memanggil kepala UPTD Ungaran Barat, guna menjelaskan permasalahan yang beritanya sudah sampai ke telinga anggota DPRD Kabupaten Semarang. “Saya akan lakukan pengecek dulu ke UPTD, apakah benar ada pungutan tersebut dan untuk apa,” tutur Dewi Pramungingsih, Jumat (8/5).

Dewi menegaskan, bahwa apapun bentuk dan jenisnya pungutan liar yang ditunjukkan kepada siswa, akan sangat dilarang dan itu sudah menyalahi aturan. Ditambah pungutan tersebut tidak berkaitan dengan sarana dan prasarana pendidikan bagi siswa. Jika memang ada renovasi di gedung UPTD, anggarannya sudah ada dan itu berasal dari Pemerintah Kabupaten Semarang.

“Kalau memang benar ya itu salah, tidak boleh ada pungutan. Untuk membangun sekolah saja tidak boleh, ditambah untuk merenovasi gedung UPTD. Itu kan tanggungjawab pemerintah,” ungkapnya.

Dan jika memang sudah dilakukan penarikan pungutan tersebut, uang yang sudah terkumpul harus segera dikembalikan kepada siswa dan guru. “Biasanya kalau ada kerusakan lapor kita. Tapi ini belum ada laporan, tapi nanti akan saya cek kondisinya,” pungkasnya.

Rakyat Jateng melakukan pengecekan kondisi di Kantor UPTD Dinas Pendidikan Ungaran Barat. Dari pengamatan Rakyat Jateng, belum menemukan adanya bangunan yang rusak. Namun saat akan konfirmasi, Kepala UPTD Dinas Pendidikan Ungaran Barat tidak berada di tempat. Sejumlah pegawai yang sedang bekerja enggan dimintai keterangan. (wis)

loading...
Click to comment
To Top