Hendi Resik-Resik Kali, Tanggulangi Rob dan Banjir – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Hendi Resik-Resik Kali, Tanggulangi Rob dan Banjir

SEMARANG, RAJA – Resik-resik kali kembali digiatkan oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi. Diharapkan resik-resik kali ini bisa menjadi budaya dan gaya hidup warga Kota Semarang. Mengingat kondisi topografi Kota Semarang yang terdiri atas wilayah atas dan bawah, budaya resik-resik kali harus dibudayakan sebagai salah satu upaya bersama dalam penanggulangan rob dan banjir.

Seperti yang dilakukan puluhan warga di Kelurahan Kemijen, Semarang Timur, Jumat (8/5). Warga bersama Walikota Semarang Hendrar Prihadi bahu membahu membersihkan kali dari aneka sampah.

Menurut Walikota, persoalan rob dan banjir banyak hal yang menjadi penyebabnya. Namun, yang menjadi pokok permasalahan adalah sampah yang dibuang sembarangan termasuk di bantaran sungai atau kali karena sampah dapat menghambat laju aliran sungai.

“Sampah menjadi titik permasalahan dalam banjir di Kota ini. Bila Kita bisa menyatukan semangat untuk membersihkan, memperbaiki bersama-sama wilayah Kemijen selalu kinclong menjadi tempat yang nyaman untuk dihuni,” katanya.

Tahun 2015 ini, kata walikota, akan menganggarkan untuk pembangunan normalisasi Kali Banger. Harapannya dengan pembangunan tersebut bisa meminimalkan atau bahkan mengurangi persoalan rob dan banjir seperti di wilayah kampung Sedompyong.

“Tahun ini, Pemkot Semarang juga akan menormalisasi Kali Banger. Semoga bisa terealisasi setelah lebaran, karena harus menunggu proses pelelangan yang membutuhkan syarat-syarat sesuai dengan ketentuan,” terangnya.

Target Kedepan, lanjut walikota, akan menjamah daerah yang terlewati aliran Sungai Tenggang sebagai action kegiatan resik-resik kali. Sehingga, sungai-sungai besar yang ada di Semarang akan bersih semua dari sampah.

“Ada beberapa tempat yang belum tertangani khususnya yang terlewati aliran Sungai Tenggang, tepatnya di daerah Genuk atau Kaligawe. Dalam waktu dekat ini, kami bersama warga akan lakukan resik-resik kali di daerah sana,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Walikota juga berpesan agar kegiatan seperti ini jangan dijadikan ceremonial belaka, namun tetap terus dilakukan setiap saat. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top