Lawan Risma Partai Harus Koalisi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Lawan Risma Partai Harus Koalisi

SURABAYA – Ketua Tim Penjaringan Pilwali DPC Gerindra Surabaya, Jawa Timur,  A H Thony mengatakan bahwa pihaknya mulai membuka pendaftaran untuk bakal cawali yang ingin maju lewat partainya.

Pendaftaran dibuka pada 5 hingga 18 Mei nanti. Menurut dia, sudah ada dua orang yang mendaftar sebagai bakal cawali dan mengambil formulir.

Mereka adalah Antony Bachtiar, ketua Persatuan Tionghoa Indonesia (Petir) Surabaya, dan Sukoto, direktur Harian Memorandum.

Bebarapa nama juga sudah melakukan pembicaraan dengan para pengurus partai. Di antaranya adalah Dhimam Abror (ketua harian KONI Jatim) dan Bambang Kussudiardjo (pembina pedagang Pasar Loak Surabaya).

“Kami juga menerima beberapa nama yang diusulkan oleh elemen masyarakat. Termasuk Bu Risma dan nama-nama lain, seperti Azrul Ananda, M. Nuh, Ahmad Dhani, dan Maia Estianty. Usul dari masyarakat itu bergantung pada pribadinya, apakah mereka mau dicalonkan apa
tidak,” jelas Thony.

Sukoto resmi mendaftarkan diri sebagai bakal cawali Surabaya di Kantor DPC Partai Gerindra, Kamis (7/5). Dia mengatakan bahwa program-programnya yang telah dirumuskan dalam Panca Dasa Abhipraya akan bisa memajukan masyarakat Surabaya dari sisi perekonomian,  infrastruktur, kesehatan, pendidikan, keamanan, kebudayaan, maupun lainnya.

“Ke depan, kami memiliki pemikiran untuk mengintegrasikan kawasan seni dan kawasan bersejarah di Surabaya yang meliputi THR, makam W.R. Soepratman, hingga kawasan Tambaksari. Intinya, kami akan mem-branding kembali kawasan seni dan budaya di Surabaya,” kata wartawan senior yang juga menjabat ketua Serikat Penerbitan Surat Kabar (SPS) Jatim tersebut.

Satu ide yang juga dimunculkan Sukoto adalah mengganti nama Jalan Kenjeran menjadi Jalan Indonesia Raya. Alasannya, di lokasi tersebut terdapat makam pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, W.R. Soepratman, yang namanya mendunia.

Selain membuka pendaftaran, seperti diketahui bahwa Gerindra berencana membangun koalisi parpol non-PDIP. Pernyataan itu dilontarkan Thony.

Menurut dia, partainya telah menjalin komunikasi secara kontinyu dan intens dengan bebarapa parpol lain untuk menghadapi Pilwali Surabaya 2015. Bahkan, komunikasi yang dilakukan sejak beberapa waktu lalu kian intensif dan lebih mendalam.

“Memang, sampai saat ini, kami sudah melakukan pertemuan dengan beberapa partai besar terkait dengan Pilwali Surabaya 2015. Golkar, PAN, PKS, dan yang terakhir, PKB, sudah merapat untuk berkomunikasi. Kita tunggu saja perkembanganya,” ungkap Thony , Jumat (8/5). (jpnn)

loading...
Click to comment
To Top