Pemain PSIS Rindu Berlatih Lagi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Bola

Pemain PSIS Rindu Berlatih Lagi

SEMARANG, RAJA – Sejak diputuskan libur latihan pada 4 Mei lalu, para pemain PSIS kembali ke asalnya masing-masing. Mereka pun sudah rindu untuk kembali berlatih bersama di Stadion Jatidiri, seperti yang sudah dijalani sejak empat bulan lalu.

Striker PSIS Hari Nur Yulianto misalnya, liburan ini diisi dengan berkumpul dengan keluarga. Tawaran untuk ikut beruji coba pun masih sepi, karena situasi sepak bola masih kurang kondusif. Top skorer PSIS musim lalu dengan 14 gol itu hanya menjaga kondisi setiap sore.

”Saya rindu bertemu dan berlatih bersama rekan-rekan di Stadion Jatidiri. Kami juga ingin segera bertanding dan bersaing untuk mendapatkan sebuah kemenangan. Mudah-mudahan, permasalahan yang terjadi dapat segera terselesaikan dengan mendapatkan solusi terbaik,” ujar Hari Nur.

Senada disampaikan gelandang Yogi Ardianto. Sebenarnya, tahun ini akan menjadi debut pertamanya bersama tim di kotanya sendiri, PSIS. Sayang pemain yang sempat memperkuat Persepar Palangkaraya itu harus menunda keinginannya, hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan. ”Badannya sudah mulai pegal-pegal karena lama tidak berlatih bersama teman-teman. Untuk meredakan kerindua, saya coba berlatih mandiri. Kami juga terus berkomunkasi untuk menanyakan kabar dan perkembangan sepak bola Indonesia,” kata adik dari bek PSGC Ciamis Dedeyan Surdani itu.

Untuk menambah pemasukan, Yogi juga mengisi hari-harinya dengan kegiatan di luar sepak bola. Seperti membantu sang ayah yang merupakan pembuat karet seal onderdil untuk mesin-mesin pabrik. Saat ada order, Yogi yang mengantarkan barang kepada pemesan. Mahasiswa Untag itu juga menyibukkan diri dengan melanjutkan kuliahnya.

PSIS terakhir kali bertanding di pertandingan resmi pada 27 Oktober lalu. Yakni bermain melawan PSS Sleman di Stadion Sasana Krida AAU, Yogyakarta. Setelah itu, Laskar Mahesa Jenar melakoni 12 kali pertandingan uji coba. Terakhir menjamu Arema Cronus di Stadion Jatidiri 28 Maret lalu.

Sejak diliburkan pada 4 Mei lalu, pihak manajemen juga belum berencana kembali mengumpulkan pemain. Pasalnya, belum juga ada kejelasan tentang Divisi Utama. Yang ada, hanya sekadar wacana yang bisa berubah sewaktu-waktu, melihat perkembangan situasi sepak bola Indonesia.(dbs)

Click to comment
To Top