Walah.. Karena Perebutan Harta Gono-Gini, Janda dan Keponakan Fitnah Mantan Suami – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Walah.. Karena Perebutan Harta Gono-Gini, Janda dan Keponakan Fitnah Mantan Suami

AMBON- Aksi TL (42), janda dari Kusu-Kusu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon ini bikin geregatan. Bagaimana tidak, hanya karena perebutan harta gono-gini, TL sampai menyusun sandiwara.

Tidak tanggung-tanggung, sandiwara yang dibuat, adalah pemerkosaan anak dibawah umur. Ceritanya, pelaku pemerkosaan adalah mantan suaminya, sementara  korbannya adalah kepokanan sendiri.

Kepada Polisi TL mengaku, mantan suaminya, HJT, telah menyekap kepanokannya yang baru berusia 19 tahun di rumahnya di Kusu-Kusu. TL juga mengatakan, HJT mengikat tangan dan kaki keponakannya itu lalu memperkosanya dengan sadis.

Laporan itu disampaikan berdua dengan keponakannya. Namun setelah diselidiki ternyata cerita TL adalah rekayasa. Keponakannya juga mengaku kepada Polisi kalau tidak pernah diperkosa HJT.

“Jadi laporan yang dibuat TL, bahwa mantan suaminya memperkosa keponakannya, itu tidak betul. Rekayasa semua. Ini diungkapkan TL dihadapan penyidik,” tegas Kaur Bin Ops Satuan Reserse Kriminal Polres Pulau Ambon Pp Lease, Iptu Izaac Salamor saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (8/5).

Menurutnya, rekayasa yang dibuat TL diduga berkaitan dengan perebutan harta, berupa rumah yang kini ditinggali TL. Rumah tersebut merupakan harta bersama saat mereka belum bercerai. TL kemungkinan merasa tidak nyaman jika suaminya masih berkunjung ke rumah tersebut. Karena alasan itulah, TL membuat rekayasa.

“Karena rumah rumah adalah milik bersama, HJT sering berkunjung. Namun TL yang merasa lebih berhak, kemungkinan mengarang cerita bohong. Masalah harta gono-gini itu kini masih diproses,” terangnya.

Terungkapnya rekayasa itu saat polisi memanggil ketigannya dan melakukan pemeriksaan. Saat itu ada keterangan yang berbeda dan mengganjal. Setelah dipastikan oleh penyidik, akhirnya terungkap kalau kasus pemerkosaan adalah rekayasa.

Meski begitu, kata Salamaor, kasus tersebut belum diproses. TL dan keponakannya belum ditetapkan sebagai tersangka karena HJT belum melaporkannya.

“Kami belum bisa memproses kasus pencemaran nama baik ini, karena HJT belum melaporkannya ke kita. Kalau sudah lapor, kita proses,” ujarnya.

Sebelumnya, HJT diperiksa karena dilaporkan melakukan pemerkosaan terhadap keponakan istrinya. Kasus tersebut terjadi pekan kemarin, dimana HTJ dilaporkan sudah menyekap korban, menginkat tangan dan kaki korban lalu memperkosanya. (IO)

loading...
Click to comment
To Top