Jelang Putusan, IAS Mohon Doa Warga Sulsel – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Jelang Putusan, IAS Mohon Doa Warga Sulsel

JAKARTA-  Sidang putusan gugatan praperadilan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan korupsi PDAM Kota Makassar,  dijadwalkan Selasa, 12 Mei 2015. Jelang putusan tersebut, IAS memohon doa warga Sulsel.

“Semoga semuanya berakhir baik. Kami memohon doa dan seluruh masyarakat utamanya warga Sulawesi Selatan. Kami yakin hakim akan memutuskan seadil-adilnya,” harap Ilham.

IAS optimis dapat memenangkan praperadilan. Apalagi, fakta dalam lima kali persidangan di Pengadilan Jakarta Selatan membuktikan banyak kejanggalan terkait keputusan KPK menersangkakan IAS. Keterangan saksi KPK tidak bisa menunjukkan bukti keterlibatan IAS dalam kasus PDAM Kota Makassar tersebut.

Di hadapan hakim tunggal Yuningtyas Upiek Kartikawati, KPK tidak bisa menunjukkan alat bukti hasil audit investigasi BPK terkait dugaan  kerugian negara sekira Rp38 miliar dalam kasus PDAM tersebut. Alat bukti lain berupa laporan seseorang bernama Rahmansyah terkait intervensi IAS dalam penentuan harga air curah, juga tak bisa dibuktikan. Hakim bahkan dibuat geleng kepala ketika itu. “Bagaimana saya bisa percaya apa yang anda katakan jika tidak ada buktinya?” kata hakim pada saksi.

Hal lain yang terungkap dalam persidangan adalah  Ilham ditetapkan tersangka tanggal 2 Mei 2014 berdasarkan hasil penyelidikan KPK, namun penyidikan baru mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi di bulan Juli 2014.

 uangan PDAM yang berasal dari APBD atau APBN. Sehingga bentuk kerugian negara yang disangkakan KPK kepada IAS sama sekali tidak mendasar,” sebut Kuasa Hukum IAS Nasiruddin Pasigai.

Meski demikian, Tim Divisi Hukum KPK Rasamala Aritonang menjelaskan  pihaknya tetap percaya gugatan pemohon akan ditolak oleh hakim pengadilan. Meski tak mampu memberikan bukti secara detail di pengadilan, dirinya percaya hakim akan memutuskan seadil-adilnya. “Kita lihat saja hasilnya Selasa nanti,” tandasnya, usia sidang Jumat sore lalu. (Uki/fmc)

Click to comment
To Top