Program Jaring Gandeng Delapan Bank – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

Program Jaring Gandeng Delapan Bank

FAJAR ONLINE, MAKASSAR — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan program baru. Namanya Jaring (Jangkau, Sinergi, Guideline).

Sulsel menjadi provinsi pertama peluncuran program ini. Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla dijadwalkan hadir menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara OJK dengan KKP di Pelabuhan Boddia, Kabupaten Takalar, Senin 11 Mei, hari ini. Program ini khusus menyasar masyarakat pesisir. Sasarannya, pemberian kredit bagi masyarakat yang bergelut di kelautan dan perikanan. Hal ini, demi memaksimalkan usaha dan profesi mereka agar taraf hidup makin baik.

Kepala Regional VI OJK Sulampua, Bambang Kiswono menjelaskan, selain MoU antara OJK dengan KKP, akan ada pula MoU antara delapan bank dengan nasabah penerima kredit. Kedelapan bank tersebut yakni, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Danamon Indonesia, Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), Bank Permata, Bank Bukopin dan BPD Sulselbar. “Delapan bank ini menjadi pelopor pembiayaan pada sektor kelautan dan perikanan yang merupakan mitra Jaring,” kata Bambang, Minggu 10 Mei.

Takalar dipilih menjadi lokasi peluncuran sebab termasuk daerah pesisir. Pelabuhan Boddia pun rencananya bakal dikembangkan. Sesuai perencanaan Pemprov Sulsel, pelabuhan ini nantinya fokus menjadi pelabuhan penumpang. Sementara Pelabuhan Makassar akan menjadi pelabuhan barang berskala besar.

Menurut Bambang, tak hanya Sulsel, program Jaring ini juga akan menyebar ke seluruh Indonesia. Tahun ini, OJK menargetkan pembiayaan sektor kelautan dan perikanan mencapai Rp17,9 triliun atau tumbuh 66,22 persen dari tahun lalu yang berada di angka Rp10,8 triliun.

Selain menggandeng bank, OJK juga menggaet lembaga pembiayaan atau leasing, perusahaan asuransi, dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Lembaga tersebut secara bersama-sama berkomitmen untuk mendukung program Jaring.

Demi memaksimalkan program ini, OJK menyediakan data dan informasi yang komprehensif. Informasi tersebut tertuang dalam bentuk buku berisikan data dan informasi potensi bisnis dan peta risiko, value chain bisnis dan skim pembiayaan kepada sektor kelautan dan perikanan. “Buku dilengkapi dengan uraian dukungan regulasi dari instansi terkait. Buku tersebut selanjutnya disebut buku Jaring,” lanjut Muliaman.

Pada peluncuran program Jaring hari ini, akan ada pemutaran skema pembiayaan dan kemudahan pengurusan. Selain itu pula, ada ditampilkan target-target sasaran masyarakat secara nasional dan khusus Sulsel. Tak hanya JK, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti juga turut hadir. Sore kemarin, sekira pukul 15.20 Wita, rombongan menteri sudah tiba di Bandara Internasinal Sultan Hasanuddin.

Sesuai agenda, JK bersama istrinya tiba di Bandara Internasional Sulhas pukul 17.15 Wita. Kepala Bagian Protokol Pemprov Sulsel, Hamson Padolo mengatakan, setibanya di bandara, rombongan wakil presiden langsung menuju kediamannya di Jalan Haji Bau Makassar.

Acara hari ini dijawalkan dihadiri beberapa menteri. Selain Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, juga akan hadir Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, dan Menteri BUMN, Rini Soemarno. Menteri Susi, dijadwalkan mengunjungi Balai Budi Daya Air Payau usai penandatangan MoU dengan OJK. (yus-sbi/ars-sap)

 

loading...
Click to comment
To Top