Artis Hanya Jadi Ajang Promosi, PSK Pekerjaan Utama – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Artis Hanya Jadi Ajang Promosi, PSK Pekerjaan Utama

JAKARTA – Dunia entertaint kembali dihebohkan. Namun, kali ini bukan menyangkut kasus narkoba, melainkan kasus prostitusi. Artis AA pada Jum’at (8/5) sebagai pelaku prostisusi diamankan aparat Satreskrim Polres Jakarta Selatan di salah satu hotel bintang lima.

Namun, setelah menjalani pemeriksaan, artis AA langsung dilepaskan oleh penyidik Polres Jaksel. Hal itu sangat disayangkan. Pasalnya, saat ini memang tidak ada sebuah UU yang bisa menjerat seorang pelacur professional.

Itu diungkapkan pengamat Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel, Senin (11/5) saat berbincang disalah satu stasiun TV. “Saya penasaran, kita tidak punya sebuah piranti khusus yang bisa menjerat pelacur profesional,” ungkap Reza.

Reza menilai artis yang bertarif Rp 80 juta-Rp 200 juta tersebut bukan merupakan korban eksploitasi. Tapi, justru adalah seorang  pelacur profesional yang secara sengaja menjajakan tubuhnya untuk meraup pundi-pundi rupiah.

“Seperti contoh dalam kasus Tata Chubby, AA, saya tidak menangkap adanya tanda-tanda keterpaksaan atau dieksploitasi oleh mucikari sehinnga mereka ingin melepaskan diri. Sepertinya menyenangi pekerjaan itu,”  ungkapnya.

Malah Reza melihat, dengan menjadi pelacur merupakan pekerjaan utama para artis tersebut melihat untung besar yang didapat dalam waktu singkat. “Artis hanya jadi ajang promosi diri,” pungkasnya.

Karena itu menurutnya, kalau tidak ada UU yang bisa menjerat pelacur profesional tersebut, perlu ada sanksi sosial. Artis tersebut jangan lagi diberi panggung, ruang publik untuk mereka harus ditutup. “Tapi sayang, sanksi sosial kita tidak bekerja. Justru (lewat kasus) ini untuk melontarkan (popularitas) mereka lebih tinggi,” tandasnya. (zul/RMOL)

Click to comment
To Top