Cari Bibit Persitema, Liga Amatir Pradivisi Digulirkan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Bola

Cari Bibit Persitema, Liga Amatir Pradivisi Digulirkan

TEMANGGUNG, RAJA – Seakan tidak terpengaruh oleh hiruk pikuknya permasalahan persepakbolaan nasional di antaranya  pembekuan pengurus PSSI Pusat dan diberhentikannya  semua kompetisi persepakbolaan  nasional,  Asosiasi Cabang  (ascab) PSSI Kabupaten Temanggung  tetap menggelar kompetisi  Liga Amatir Kabupaten Temanggung Tahun 2015  yang dikuti oleh 36 klub amatir  se-Kabupaten Temanggung .

Ketua panitia  Djumianto yang ditemui dalam acara pembukaan liga  amatir  di lapangan  Kledung mengatakan, “Kompetisi ini adalah  kompetisi reguler  yang diadakan setiap tahun. Tujuanya untuk menjaring bakat-bakat muda  dalam  persepakbolaan  di Temanggung. Diharapkan, nantinya bisa mewakili Kabupaten Temanggung dalam kancah persepakbolaan dengan level yang lebih tinggi.”

Menurutnya, kegiatan itu merupakan bukti nyata bahwa Ascab PSSI Temanggung tetap konsisten  memajukan persepakbolaan yang ada di Kabupaten Temanggung. Dari  kompetisi tersebut, pihaknya akan melihat bibit dan bakat  yang berpotensi untuk  level yang lebih tinggi  utamnya  kemudian menjadi penggawa Persitema.

Djumianto  mengatakan bahwa kompetis amatir (pradivisi) akan diselanggarakan dari tanggal 8 Mei-7 Juni 2015. Kompetisi itu diberlakukan sistem setengah kompetisi, di mana 36  klub amatir  dibagi dalam 4 grup , yang diselenggarakan di tiga lapangan yakni Balong Langgeng, Gedongsari Jumo, dan Kledung.

“Para pemain harus warga Kabupaten Temanggung dengan maksimal umur  22 tahun. Nanti, 4 klub terbaik  berhak  berkompetisi di divisi 3,” kata Djuminato

Sementara itu Ketua Harian Persitema, Bambang Arochman, mengharapkan  dengan kompetisi ini akan terpilih pemain pemain handal yang akan mengisi kesebelasan Persitema Temanggung yang akan maju  di liga nusantara tahun depan.

Sebagai pengurus, pihaknya sangat bangga. Pasalnya, dari tahun ke tahun, jumlah tim pradivisi semakin banyak. Menurutnya, ini membuktikan bahwa persepakbolan di kabupaten masih tetap hidup dan bergairah. Tahun ini saja, katanya, sebenarnya jumlah pesertanya lebih dari 36 klub namun setelah diverifikasi yang lolos persyaratan hanya 36 klub.

“Walupun sifatnya kompetisi dan mencari tim yang terbaik namun semangat sportifitas harus tetap dijunjung. Pemain, suporter, wasit, panitia, dan keamanan mampu menjaga semangat sportifitas,” katanya. (din)

loading...
Click to comment
To Top