Petani: Harga Jagung Tidak Merata – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

Petani: Harga Jagung Tidak Merata

FAJARONLINE, SUNGGUMINASA – Petani jagung di dataran tinggi Kabupaten Gowa merasa diperlakukan tidak adil. Mereka menganggap para pedagang pengumpul jagung telah memperlakukan pembelian yang cukup diskriminatif. Di Desa Taring misalnya, jagung dijual dengan harga Rp1.500/kilogram. Itupun, dibayar jika jagung telah laku di tingkat pengecer. Sebaliknya di dataran rendah, harga jagung bisa mencapai Rp2.000/kilogram. “Nanti setelah jagung laku di pedagang, baru para petani dapat uangnya,” ujar petani Desa Taring, Tajuddin, Senin 11 Mei.

Harga jagung kuning kering di Kabupaten Gowa belakangan ini dilaporkan turun drastis, terutama di dataran tinggi. Dari Rp2.000 menjadi Rp1.500/kg. Pada petani sudah mengeluhkan anjloknya harga jagung tersebut. Mereka berharap, pemkab Gowa bisa mengantisipasi permainan harga jagung tersebut. “Kita rugi kalau harganya hanya Rp1.500. Padahal biaya produksi kita bisa mencapai Rp1.800/kilogram,” ungkap Tajuddin. (eka)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top