Bupati Uji Coba Jembatan Darurat Surobayan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Bupati Uji Coba Jembatan Darurat Surobayan

KAJEN, RAJA – Guna memastikan kekuatan dan keamanan jembatan darurat, Bupati Pekalongan, Drs.H.A.Antono, Msi beserta rombongan, Senin (11/5), melakukan uji coba jembatan darurat yang menghubungkan wilayah utara Kabupaten Pekalongan dengan wilayah selatan. Dengan mobil dinasnya, nampak Bupati berada di barisan paling depan yang melintas, disusul bus Pemkab. Pekalongan dan beberapa mobil lainnya.

Jembatan darurat yang terletak di Desa Bugangan, Kecamatan.Kedungwunitersebut dibangun dalam rangka untuk memperlancar pembangunan jembatan Paesan atau jembatan Surobayan yang usianya sudah lebih dari 60 tahun. Jembatan Surabayan yang membelah wilayah Kabupaten Pekalongan tersebut rencananya akan mulai di bangun Rabu depan (13/5) dengan biaya sebesar Rp 25. 520.000  miliar.

Bupati mengatakan, bahwa jembatan lama akan ditutup mulai hari Rabu besok, oleh karena itu bagi warga masyarakat yang akan melewati jembatan Paesan tersebut, untuk sementara waktu dialihkan lewat Desa Bugangan, sampai jembatan baru tersebut jadi sekitar tanggal 4 Desember 2015 mendatang.

“Saya minta keikhlasan masyarakat semua, karena jalan desa ini akan semakin padat dilewati lalu lintas dari utara ke selatan. Saya titip jembatan darurat ini,” ujar Bupati.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan bahwa jembatan darurat ini memiliki Tiga ruas yang mana, diman setiap ruas kuat menahan beban 12 ton, sedangkan panjang 90 meter dan lebar 3 meter. Untuk menjaga kenyamanan , pada setiap harinya akan ada petugas yang terdiri dari Dinas Perhubungan, Kepolisian dan TNI untuk menjaga lalu lintas dengan sistem buka tutup agar kepentingan masyarakat tidak terganggu.

Terkait dengan pembangunan Jembatan Surobayan atauPaesan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa dalam rangka membangun, pihaknya melihat skala prioritas karena ruang yang terbatas. Menurutnya jembatan tersebut adalah salah satu prioritas karena jembatan itu membelah wilayah Kabupaten Pekalongan dan merupakan penghubung antar  wilayah pusat perekonomian di Kabupaten Pekalongan.

“Tolong dibantu, bagaimana Kedungwuni jembatannya bisa menjadi jembatan yang ‘jos gandos’ sebagai kebanggaan masyarakat Kabupaten Pekalongan,” pesannya.

Antono juga menyampaikan rasa terima kasihnya pada seluruh masyarakat khususnya desa Rengas, Bugangan dan Karangdowo terkait pembangunan jembatan tersebut, yang pasti akan terganggu dengan padatnya lalu lintas jalan di desanya.

“Mohon doa restu, agar pembangunan jembatan Surobayan bisa berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat semuanya,” imbuhnya.

Sementara itu, Lurah Bugangan Mulsetyadi, dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa dirinya beserta seluruh warga didesanya pasti akan mendukung kebijakan Bupati yang bermanfaat untuk masyarakat banyak ini.  “Kami akan membantu mengamankan. Dan setelah selesai, kami minta tolong agar papan jembatan darurat ini bisa disumbangkan kepada kami untuk membangun jembatan gantung,” pintanya.(Asna)

loading...
Click to comment
To Top