Pemkot Siapkan 4.850 Petak dan Rp10 Miliar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Pemkot Siapkan 4.850 Petak dan Rp10 Miliar

SEMARANG, RAJA – Menteri Perdagangan (Mendag), Rachmat Gobel, menyatakan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Semarang dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, untuk menyediakan lokasi darurat bagi para pedagang Pasar Johar.

“Upaya jangka pendek, kami berkoordinasi untuk menyediakan lokasi darurat agar para pedagang dapat kembali berjualan. Kami juga mengupayakan, agar suplay kebutuhan bahan pokok khususnya menjelang puasa dan lebaran bisa tetap terpenuhi,” ujar Rachmat ketika meninjau langsung kondisi Pasar Johar, Senin (11/5).

Selain itu, untuk jangka panjang pihaknya akan segera mengkaji upaya revitalisasi Pasar Johar. “Dalam upaya revitalisasi tersebut, diharapkan nilai orisinalitas serta nilai sejarah yang luar biasa dari Pasar Johar harus tetap dijaga dan dipertahankan,” terang dia.

Sementara itu Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, “sembari menunggu pembangunan tempat relokasi sementara rampung. Ada beberapa pilihan tempat yang bisa digunakan para pedagang Pasar Johar untuk tetap bisa melanjutkan berjualan dengan menempati aset-aset milik pemerintah kota semarang seperti Pasar Bulu, Pasar Rejomulyo, memanfaatkan gedung parkir Johar, Shopping centre Johar, ataupun di media jalan asal tidak menyalahi aturan,” ujarnya.

Hendi menambahkan, bahwa pembangunan tempat relokasi sementara rencananya akan dibangun di lokasi tanah Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). “Pengerjaan tempat relokasi sementara ditargetkan rampung paling lambat tiga hari sebelum memasuki bulan Ramadhan, sehingga diperkirakan pembangunannya akan berjalan selama sekira satu bulan,” imbuh dia.

Sedianya, Pemerintah Kota Semarang bakal menyiapkan sebanyak 4.850 petak di titik yang direncanakan sebagai tempat relokasi sementara untuk menampung para pedagang Pasar Johar. “Tadi sudah dihitung dengan Dinas Pasar ada sebanyak 4.719 pedagang. Ditambah yang lain-lain, mungkin kami akan bangun sebanyak 4.850 petak,” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Semarang, Senin.

Menurut dia, anggaran untuk pembangunan tempat relokasi di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang sudah dipersiapkan, dari APBD Kota Semarang maupun APBD provinsi.

Selain itu, Hendi juga menegaskan bahwa Pemkot Semarang menyiapkan anggaran maksimal Rp10 miliar dari APBD, sementara sisanya dibantu oleh APBD Provinsi Jawa Tengah. “Tadi Pak Gub (Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, red.) sudah menyampaikan, ‘berapa pun kebutuhannya, asalkan sudah dihitung oleh tim yang memiliki kapabilitas, kami dukung’,” tegas dia.(art)

loading...
Click to comment
To Top