Penyebab Kebakaran pasar Johar Diketahui Dua Hari Lagi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Penyebab Kebakaran pasar Johar Diketahui Dua Hari Lagi

SEMARANG, RAJA – Untuk memastikan penyebab utama terbakarnya Pasar Johar Semarang yang terjadi pada hari Sabtu malam (9/5) kemarin. Tim Labfor Mabes Polri Cabang Semarang bersama Tim inafis Polrestabes Semarang, melakukan Olah Kejadian Perkara (TKP) di beberapa kios lantai dasar Pasar yang pernah menyandang sebagai pasar terbesar di Asia Tenggaa ini.

Berdasarkan dat yang diperoleh Rakyat Jateng dilapangan, Tim Labfor dan Inafis melakukan olah TKP pertama di sebuah kios yang diduga pertama kali terbakar, yaitu toko pakaian Pada Suka. Ditempat tersebut, kedua tim olah TKP nampak serius memilah – milah sisa benda yang terbakar sampai memakan waktu lebih dari Dua jam. Hal ini sengaja dilakukan, mengingat ditempat tersebut, dari kesaksian banyak warga yang melihat asal muasal api tersebut menyala.

Menurut penjelasan Kepala Labfor Mabes Polri Cabang Semarang, Kombes Setijani Dwi Astuti, mengatakan, dipilihnya toko pakaian Pada Suka tersebut memang menjadi dasar utama setelah banyak saksi yang mengamini jika pertama kali api itu muncul.

“ Dari hasil Olah TKP di toko pakaian Pada Suka ini, kami mengambil beberapa barang, seperti meteran listrik (KWH meter) yang lengkap dengan MCB nya dan beberapa sisa kabel yang terbakar, terang Kombes Dwi, dilokasi Olah TKP.

Guna penyelidikan lebih mendalam, beberapa barang tersebut kemudian dibawa ke dalam mobil Labfor, yang kemudian dibawa oleh Tim labfor untuk diperiksa di laboratorium dengan menggunakan alat berupa  Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GCMS)

“ Hasil dari ujilaboratorium dengan menggunakan alat GCMS tersebut membutuhkan waktu minimal Dua Hari untuk mengetahui hasilnya,” tandasnya.

Masih dikawasan Pasar Johar Semarang, hingga Senin (11/5) sore, masih nampak asap hitam yang terbang ke udara yang berasal dari tumpukan puing-puing kios yang terbakar.(bra)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top