Simpatisan IAS Sudah Penuhi Ruang Sidang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Simpatisan IAS Sudah Penuhi Ruang Sidang

JAKARTA – Jelang pembacaan putusan sidang gugatan praperadilan yang diajukan Mantan Walikota Makassar, Ilham Arief Siradjuddin (IAS), Selasa, (12/5)  ruang sidang utama di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sudah dipenuhi simpatisan IAS.

Para simpatisan yang datang memberikan dukungan ini bahkan sudah berada di PN Jakarta Selatan sejak pukul 10 pagi.

Kemudian pada pukul 13.00 WIB, ruang sidang di buka. Begitu dibuka, kursi yang disiapkan langsung penuh. Bahkan ada beberapa orang diantaranya terpaksa berdiri sambil menunggu hakim tunggal praperadilan, Yuningtyas Upiek SH mengetok palu sidang putusan. Hingga pukul 14.30 sidang belum juga dibuka.

Wakil Ketua DPRD Sulsel dari Nasdem, Rahmatika Dewi tampak hadir di menunggu proses sidang. Ketua KPU Makassar, Syarif Amier juga terlihat di PN Jakarta Selatan. IAS sendiri berada di Jakarta namun tidak terlihat hadir di arena sidang ini. IAS disebutkan hanya akan memantau dari rumahnya di Bintaro.

Salah seorang angggota tim kuasa hukum IAS, Aliyas Ismail mengatakan, dirinya optimis permohonan akan dikabulkan. Alasannya, berdasarkan fakta persidangan, telihat tidak ada kaitan kliennya dengan kasus dugaan korupsi yang terjadi di PDAM Makassar. Bahkan dianggap aneh karena dirut PDAM saja belum ditetapkan sebagai tersangka.

“Kita tunggu saja. Syukurlah banyak yang bersimpati. Usaha tim kuasa hukum sudah maksimal. Tinggal bagaimana putusan hakim selanjutnya. Kami dengan melihat persidangan jelas optimislah. Sama sekali tidak terlihat ada keterkaitan,” katanya sebelum masuk ruang sidang. (arm)

loading...
Click to comment
Hukum

Simpatisan IAS Sudah Penuhi Ruang Sidang

JAKARTA – Jelang pembacaan putusan sidang gugatan praperadilan yang diajukan Mantan Walikota Makassar, Ilham Arief Siradjuddin (IAS), Selasa, (12/5)  ruang sidang utama di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sudah dipenuhi simpatisan IAS.

Para simpatisan yang datang memberikan dukungan ini bahkan sudah berada di PN Jakarta Selatan sejak pukul 10 pagi.

Kemudian pada pukul 13.00 WIB, ruang sidang di buka. Begitu dibuka, kursi yang disiapkan langsung penuh. Bahkan ada beberapa orang diantaranya terpaksa berdiri sambil menunggu hakim tunggal praperadilan, Yuningtyas Upiek SH mengetok palu sidang putusan. Hingga pukul 14.30 sidang belum juga dibuka.

Wakil Ketua DPRD Sulsel dari Nasdem, Rahmatika Dewi tampak hadir di menunggu proses sidang. Ketua KPU Makassar, Syarif Amier juga terlihat di PN Jakarta Selatan. IAS sendiri berada di Jakarta namun tidak terlihat hadir di arena sidang ini. IAS disebutkan hanya akan memantau dari rumahnya di Bintaro.

Salah seorang angggota tim kuasa hukum IAS, Aliyas Ismail mengatakan, dirinya optimis permohonan akan dikabulkan. Alasannya, berdasarkan fakta persidangan, telihat tidak ada kaitan kliennya dengan kasus dugaan korupsi yang terjadi di PDAM Makassar. Bahkan dianggap aneh karena dirut PDAM saja belum ditetapkan sebagai tersangka.

“Kita tunggu saja. Syukurlah banyak yang bersimpati. Usaha tim kuasa hukum sudah maksimal. Tinggal bagaimana putusan hakim selanjutnya. Kami dengan melihat persidangan jelas optimislah. Sama sekali tidak terlihat ada keterkaitan,” katanya sebelum masuk ruang sidang. (arm)

loading...
Click to comment
To Top