Anggota DPR: Kasus Benjina Bikin Negara Rugi Rp 7,2 Triliun – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Anggota DPR: Kasus Benjina Bikin Negara Rugi Rp 7,2 Triliun

AMBON- Anggota Komisi VII DPR RI asal Maluku, Mercy Barends mengungkapkan, masalah perbudakan di Benjina, Kabupaten Kepulauan Aru adalah perkara besar. Maslah tersebut bukan hanya menyangkut persoalan kemanusiaan, melainkan masalah perpajakan yang melibatkan mafia-mafia didalamnya.

Dikatakan, karena praktek mafia perikanan di Benjina (melibatkan PT Pusaka Benjina Resources atau PBR), negara dirugikan Rp 72 triliun setiap tahun, sementara tidak ada income atau pemasukan berarti bagi daerah.

” Bayangkan, daerah hanya mendapatkan bayaran dari Perda Uji Mutu, sementara setiap tahunnya negara dirugikan atas operasional perusahaan tersebut sebesar Rp.72 Triliun,” ungkapnya kepada wartawan kemarin.

Untuk itu, dalam pertemuan bersama pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Maluku, disepakati kalau perusahaan PT. PBR harus ditutup.“Tidak ada bicara lain lagi selain perusahaan tersebut ditutup resmi oleh pemerintah,”tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Maluku, Reinhard Toumahuw menegaskan, pihaknya akan menempuh berbagai cara untuk sesegera mungkin menutup perusahaan yang beroperasi di Benjina itu.

“Kami akan menemui pihak-pihak terkait untuk membicarakan serta meminta agar ijin operasional PT PBR itu dibekukan alias ditutup sehingga tidak ada mafia lanjutan yang mencoba mengambil untung dalam masalah ini,” ujar Toumahuw. (IO)

Click to comment
To Top