Diperiksa 6,5 Jam, Diah Janji Seret Pejabat Pemkot Semarang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Diperiksa 6,5 Jam, Diah Janji Seret Pejabat Pemkot Semarang

SEMARANG, RAJA – Diah Ayu Kusumaningrum (DAK), tersangka kasus dugaan korupsi uang deposito Pemkot Semarang senilai Rp22,7 miliar, kembali menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Tipikor Satreskrim Polrestabes Semarang, Selasa (12/5). Mantan bankir tersebut diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka.

Diah diperiksa di ruangan penyidik sejak pukul 12.00 WIB, didampingi kuasa hukumnya Suwiji.

Mulanya, pemeriksaan terhadap Diah dijadwalkan Selasa (5/5) pekan lalu, melalui kuasa hukumnya, Diah mengirim surat keterangan dokter yang menjelaskan dirinya sakit. “Iya (DAK-Red) diperiksa sebagai tersangka. Seharusnya minggu kemarin tapi yang bersangkutan sakit. Ini pemeriksaan pertamanya sebagai tersangka,” kata Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Sugiarto.

Sementara, kuasa hukum Diah, Suwiji, mengatakan, pemeriksaan terhadap kliennya kali ini masih seputar materi yang dipermasalahkan. “Belum selesai. Seputar masalah materi yang sementara ini dimasalahkan,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, penyidik juga pernah meminta keterangan dari Diah pada Selasa (14/4) silam. Saat itu, Diah diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Suhantoro. Keduanya resmi ditetapkan tersangka sejak 9 April 2015.

Tersangka kasus dugaan korupsi uang Kasda Pemkot Semarang senilai Rp 22,7 miliar, Diah Ayu Kusumaningrum, berjanji bakal menyeret oknum pejabat yang ikut menikmati aliran dana. Meski begitu, Diah belum berkenan membeberkan siapa saja nama-nama pejabat pemkot yang ikut bermain dalam pusaran korupsi tersebut. “Tidak sekarang. Ada saatnya nanti,” ucap Diah sambil bergegas menuju mobil.

Diah diperiksa sekira 6,5 jam, mulai pukul 12.00 WIB sampai menjelang malam. Dengan berpakaian serba putih, dia menjalani pemeriksaan didampingi kuasa hukumnya.

Suwiji, kuasa hukum Diah tidak membantah tentang adanya aliran dana ke oknum–oknum pejabat Pemkot Semarang. “Tadi diperiksa 22 pertanyaan. Itu saja. (soal siapa saja pejabat pemkot), nanti ya. Yang jelas pemeriksaan soal (korupsi) Rp22,705 miliar itu. Itu uang Rp22,705 miliar termasuk bunga,” tandasnya. (MS)

loading...
Click to comment
To Top