KPK: Putusan Praperadilan IAS Ancam Penegakan Hukum – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ekonomi & Bisnis

KPK: Putusan Praperadilan IAS Ancam Penegakan Hukum

FAJARONLINE, JAKARTA – Pelaksana tugas wakil ketua KPK Indriyanto Seno Adji  menyebutkan putusan hakim Yuningtyas berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi yang memperluas objek praperadilan tentang  penetapan tersangka, penggeledahan, dan penyitaan menggunakan pola pemeriksaan terbalik tentang dua alat bukti mengancam penegakan hukum terhadap koruptor. Cara tersebut dapat membahayakan penegakan hukum terhadap korupsi karena membuka peluang besar penyamaran alat bukti.

“Pola pemeriksaan terbalik dari hakim membahayakan penegakan hukum terhadap pemberantasan korupsi,” ujar Indriyanto.

Pada Selasa 12 Mei, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyatakan penetapan tersangka Ilham Arief Sirajuddin (IAS), tidak sah. Hal tersebut sesuai gugatan praperadilan yang diajukan IAS  terhadap KPK. “Menetapkan penetapan tersangka tidak sah,” tutur hakim praperadilan Yuningtyas Upiek dalam putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan penetapan tersangka IAS tidak didukung dua alat bukti yang cukup. KPK sebelumnya menetapkan IAS  sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kerja sama rehabilitasi kelola dan transfer instalasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar 2006-2012 pada 7 Mei 2014. Penetapan tersangka itu bertepatan dengan masa akhir jabatan IAS sebagai Wali Kota Makassar. (int)

loading...
Click to comment
To Top