Wismilak Siapkan Hibah Modal Usaha Rp2 Miliar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

Wismilak Siapkan Hibah Modal Usaha Rp2 Miliar

JAKARTA, FAJARONLINE- Ada kabar gembira bagi para wirausahawan pemula yang kesulitan modal. Wismilak Diplomat dan Wismilak Foundation meluncurkan program Diplomat Success Challenge (DSC) 2015. Tidak tanggung-tanggung, program dalam bentuk kompetisi wirausaha ini menyiapkan modal usaha sampai Rp2 miliar. Bahkan tidak hanya mendapatkan modal usaha secara cuma-cuma (bukan pinjaman), tetapi pemenangnya nanti akan mendapatkan kesempatan mengikuti program bimbingan manajemen usaha.

Program yang sudah berjalan sejak 2010 ini akan menggelar audisi tahap pertama di tiga kota yakni Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Bandung adalah lokasi audisi untuk peserta yang berasal dari Indonesia Bagian Barat meliputi Sumatera, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Sedangkan lokasi audisi di Surabaya untuk peserta dari Yogyakarta, Kalimantan, dan Jawa Tengah. Adapun peserta dari Sulawesi, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Kepualaun Maluku dan Papua akan digelar di Surabaya.

Mereka yang berhak mengikuti seleksi di tiga kota tersebut berasal dari 90 pendaftar terbaik yakni masing-masing 30 peserta dari tiap kota. Nantinya, 30 peserta ini akan diseleksi oleh tim Ganesha Entrepreneur Club sebagai partner institusi dalam program ini serta tim dari Wismilak Diplomat. Ini akan memperebutkan posisi 10 terbaik masing-masing dengan masuk pada babak market challenge. Di sini mereka akan berhadapan dengan Dewan Komisioner yang terdiri dari Surjanto Yasaputera, Helmy Yahya, dan Antarina S.F. Amir.

Pada tahap awal audisi, akan diberikan penghargaan tambahan. Penghargaan tersebut yakni tiga presentase bisnis terbaik, lima kategori ide bisnis paling potensial, serta satu ide bisni potensi yang memberikan dampak sosial pada masyarakat. Ditambah lagi selain pemenang utama, akan ada tambahan tiga ranner up terbaik. Kategori wirausaha dengan ide bisnis paling potensial akan diberikan kepada peserta dengan ide bisnis paling inovatif, menarik dan potensial, memiliki ekonomi tinggi bagi masyarakat disekelilingnya.

Selanjutnya, 10 besar market challenge (10 besar) akan menghadapi ujian di tiga kota masing-masing di Surabaya, Yogyakarta, dan Bandung. Para peserta akan berhadapan dengan case study, dengan mengukur kemampuan mereka untuk menjadi wirausaha yang andal. Peserta yang lolos inilah yang berhak maju ke grand final untuk mendapatkan hadiah utama di Jakarta.

Tahap grand final sendiri akan mengungi 6 proposal terbaik. Satu pemenang utama akan mendapatkan Rp500 juta, tiga ranner up masing-masih diberikan modal usaha Rp200 juta. Seluruhnya merupakan hibah (bukan pinjaman).

Program ini sudah berjalan sejak 2010 lalu. Dengan demikian, program ini sudah dijalankan selama lima kali berturu-turut (satu kali satu tahun). Hanya saja, di tahun 2015, pihak manajemen Wismilak memilih menambah hadiah dari Rp1 miliar pada tahun-tahun sebelumnya menjadi Rp2 miliar. Kemudian menambahkan kategori pemenang. Program ini menargetkan bisa menjaring setidaknya 2.000 peserta yang mendaftarkan ide bisnisnya.

Chief Board of Commisioner Wismilak, Surjanto Yasaputera mengatakan, kompetisi ini terbuka untuk wirausaha dan calon wirausaha muda. Dia menyebut, banyak sebenarnya taleta pengusaha muda yang masih menjadi pekerja profesional. Padahal, memiliki ide bisnis yang potensial. Hanya saja, terbatas dari segi permodalan. Karena itu, program ini memberikan kesempatan bagi pebisnis mulai dari usia 20-45 tahun.

“Pendaftaran akan dibuka mulai 12 Mei sampai dengan 12 Juli. Pendaftaran dengan mengunduh www.wismilak-diplomat.com. Program ini telah menghasilkan banyak pengusaha inovatif sejak digelar mulai tahun 2010,” katanya arena peluncuran De Brawijaya, Jalan Brawijaya III, Jakarta Selatan, Selasa, 12 Mei.

Helmi Yahya sebagai salah satu Dewan Komisioner mengatakan, program ini benar-benar membuka peluang bagi setiap generasi wirausahawan di Indonesia. “Sebab ide yang sangat dihargai. Jadi jika dianggap potensial, maka akan diberi apresiasi. Mereka yang lolos tentu yang punya kemampuan menjalankan bisnis yang berkelanjutan,” ucapnya. (arm)

loading...
Click to comment
Ekonomi & Bisnis

Wismilak Siapkan Hibah Modal Usaha Rp2 Miliar

JAKARTA, FAJARONLINE- Ada kabar gembira bagi para wirausahawan pemula yang kesulitan modal. Wismilak Diplomat dan Wismilak Foundation meluncurkan program Diplomat Success Challenge (DSC) 2015. Tidak tanggung-tanggung, program dalam bentuk kompetisi wirausaha ini menyiapkan modal usaha sampai Rp2 miliar. Bahkan tidak hanya mendapatkan modal usaha secara cuma-cuma (bukan pinjaman), tetapi pemenangnya nanti akan mendapatkan kesempatan mengikuti program bimbingan manajemen usaha.

Program yang sudah berjalan sejak 2010 ini akan menggelar audisi tahap pertama di tiga kota yakni Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Bandung adalah lokasi audisi untuk peserta yang berasal dari Indonesia Bagian Barat meliputi Sumatera, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Sedangkan lokasi audisi di Surabaya untuk peserta dari Yogyakarta, Kalimantan, dan Jawa Tengah. Adapun peserta dari Sulawesi, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Kepualaun Maluku dan Papua akan digelar di Surabaya.

Mereka yang berhak mengikuti seleksi di tiga kota tersebut berasal dari 90 pendaftar terbaik yakni masing-masing 30 peserta dari tiap kota. Nantinya, 30 peserta ini akan diseleksi oleh tim Ganesha Entrepreneur Club sebagai partner institusi dalam program ini serta tim dari Wismilak Diplomat. Ini akan memperebutkan posisi 10 terbaik masing-masing dengan masuk pada babak market challenge. Di sini mereka akan berhadapan dengan Dewan Komisioner yang terdiri dari Surjanto Yasaputera, Helmy Yahya, dan Antarina S.F. Amir.

Pada tahap awal audisi, akan diberikan penghargaan tambahan. Penghargaan tersebut yakni tiga presentase bisnis terbaik, lima kategori ide bisnis paling potensial, serta satu ide bisni potensi yang memberikan dampak sosial pada masyarakat. Ditambah lagi selain pemenang utama, akan ada tambahan tiga ranner up terbaik. Kategori wirausaha dengan ide bisnis paling potensial akan diberikan kepada peserta dengan ide bisnis paling inovatif, menarik dan potensial, memiliki ekonomi tinggi bagi masyarakat disekelilingnya.

Selanjutnya, 10 besar market challenge (10 besar) akan menghadapi ujian di tiga kota masing-masing di Surabaya, Yogyakarta, dan Bandung. Para peserta akan berhadapan dengan case study, dengan mengukur kemampuan mereka untuk menjadi wirausaha yang andal. Peserta yang lolos inilah yang berhak maju ke grand final untuk mendapatkan hadiah utama di Jakarta.

Tahap grand final sendiri akan mengungi 6 proposal terbaik. Satu pemenang utama akan mendapatkan Rp500 juta, tiga ranner up masing-masih diberikan modal usaha Rp200 juta. Seluruhnya merupakan hibah (bukan pinjaman).

Program ini sudah berjalan sejak 2010 lalu. Dengan demikian, program ini sudah dijalankan selama lima kali berturu-turut (satu kali satu tahun). Hanya saja, di tahun 2015, pihak manajemen Wismilak memilih menambah hadiah dari Rp1 miliar pada tahun-tahun sebelumnya menjadi Rp2 miliar. Kemudian menambahkan kategori pemenang. Program ini menargetkan bisa menjaring setidaknya 2.000 peserta yang mendaftarkan ide bisnisnya.

Chief Board of Commisioner Wismilak, Surjanto Yasaputera mengatakan, kompetisi ini terbuka untuk wirausaha dan calon wirausaha muda. Dia menyebut, banyak sebenarnya taleta pengusaha muda yang masih menjadi pekerja profesional. Padahal, memiliki ide bisnis yang potensial. Hanya saja, terbatas dari segi permodalan. Karena itu, program ini memberikan kesempatan bagi pebisnis mulai dari usia 20-45 tahun.

“Pendaftaran akan dibuka mulai 12 Mei sampai dengan 12 Juli. Pendaftaran dengan mengunduh www.wismilak-diplomat.com. Program ini telah menghasilkan banyak pengusaha inovatif sejak digelar mulai tahun 2010,” katanya arena peluncuran De Brawijaya, Jalan Brawijaya III, Jakarta Selatan, Selasa, 12 Mei.

Helmi Yahya sebagai salah satu Dewan Komisioner mengatakan, program ini benar-benar membuka peluang bagi setiap generasi wirausahawan di Indonesia. “Sebab ide yang sangat dihargai. Jadi jika dianggap potensial, maka akan diberi apresiasi. Mereka yang lolos tentu yang punya kemampuan menjalankan bisnis yang berkelanjutan,” ucapnya. (arm)

loading...
Click to comment
To Top