Petugas Sat Pol PP Dianiaya Waria saat Gelar Razia – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Petugas Sat Pol PP Dianiaya Waria saat Gelar Razia

BANYUMAS – Satu petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) terpaksa harus dirawat intensif di Rumah Sakit Geriyatri. Pasalnya, petugas Sat Pol PP tersebut menjadi sasaran amukan seorang waria di Banyumas, Jawa Tengah bernama Arif Syaefudin (53).

Akibatnya, Arif pun harus berurusan dengan aparat kepolisian atas tuduhan melakukang penganiayaan terhadap petugas tersebut. Kejadian itu berawal, Selasa lalu (12/5) ketika puluhan Sat Pol PP Banyumas menggelar razia untuk menertibkan pengemis, gelandangan dan orang telantar. Arif yang saat itu sedang mengamen di perempatan Sri Maya, Purwokerto termasuk yang terjaring razia.

Namun, Arif justru berulah saat didata di kantor Satpol PP Banyumas. Ia menganiaya salah seorang petugas satpol PP hingga korbannya dilarikan ke Rumah Sakit Geriyatri untuk menjalani perawatan.

Menurut Kabid Tranmas dan Tibum Satpol PP Banyumas Sugeng Amin, pihaknya telah melaporkan Arif ke Polsek Purwokerto Timur. “Karena terbukti melakukan penganiayaan, kami serahkan ke polsek,” katanya.

Amin menjelaskan, Arif selain melakukan penganiayaan juga mengamuk di kantor satpol PP. Beberapa peralatan kantor seperti printer dan barang-barang lainnya pun jadi sasaran kemarahan waria itu.

Dari razia itu, Satpol PP Banyumas mengamankan 13 orang termasuk Arif. Selanjutnya, 12 orang yang diamankan diserahkan ke Badan Rehabilitasi Sosial Banjarnegara. Sedangkan khusus Arif diserahkan ke polisi.

Amin menambahkan, jika keberadaan PGOT mengganggu maka Satpol PP akan melakukan operasi gabungan yang melibatkan muspika. Karenanya, Amin mengharapkan para pengemis, pengamen dan gelandangan tidak beroperasi lagi.

“Kami juga mengimbau agar budaya masyarakat memberi pada pengemis atau pengamen tidak dilakukan lagi. Hal ini untuk menekan jumlah gepeng di wilayah Banyumas. Kalau mau memberi harus tepat sasaran,” ujarnya.(radarbanyumas/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top