Kasus Golkar Ancol, Bareskrim Kembali Tetapkan Dua Tersangka Baru – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Politik

Kasus Golkar Ancol, Bareskrim Kembali Tetapkan Dua Tersangka Baru

JAKARTA–Bareskrim Mabes Polri kembali menetapkan dua tersangka baru terkait kasus dugaan pemalsuan surat mandat Munas Partai Golkar kubu Agung Laksono di Ancol.

Sebelumnya, dua tersangka lain yang sudah ditetapkan yaitu Sekretaris DPD Golkar Kabupaten Pandeglang, Banten, Dadat Hidayat dan Ketua DPD Golkar Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Hasbi Sani.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Agus Rianto menyatakan, dua tersangka baru yang ditetapkan berinisial MJ dan S, setelah penyidik mendapatkan bukti kuat dalam kasus tersebut.

“Betul ada dua orang lagi,” ungkap Agus saat dihubungi wartawan, Jumat (15/5).

Disinggung soal pemanggilan keduanya, Agus mengembalikan pada penyidik

Jenderal bintang satu itu hanya mengkonfirmasi kalau yang ditetapkan sebagai tersangka merupakan pengurus daerah. Ia belum memastikan dari pengurus Golkar asal daerah mana.

Penetapan tersangka ini menyusul laporan Ketua DPD Golkar Jambi Zoerman Manaf dengan nomor laporan 289/III/2015/Bareskrim per tanggal 11 Maret 2015.

Zoerman melaporkan adanya dugaan pelanggaran pemalsuan terhadap sejumlah kader Golkar. [rus/rmol]

loading...
Click to comment
Politik

Kasus Golkar Ancol, Bareskrim Kembali Tetapkan Dua Tersangka Baru

JAKARTA–Bareskrim Mabes Polri kembali menetapkan dua tersangka baru terkait kasus dugaan pemalsuan surat mandat Munas Partai Golkar kubu Agung Laksono di Ancol.

Sebelumnya, dua tersangka lain yang sudah ditetapkan yaitu Sekretaris DPD Golkar Kabupaten Pandeglang, Banten, Dadat Hidayat dan Ketua DPD Golkar Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Hasbi Sani.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Agus Rianto menyatakan, dua tersangka baru yang ditetapkan berinisial MJ dan S, setelah penyidik mendapatkan bukti kuat dalam kasus tersebut.

“Betul ada dua orang lagi,” ungkap Agus saat dihubungi wartawan, Jumat (15/5).

Disinggung soal pemanggilan keduanya, Agus mengembalikan pada penyidik

Jenderal bintang satu itu hanya mengkonfirmasi kalau yang ditetapkan sebagai tersangka merupakan pengurus daerah. Ia belum memastikan dari pengurus Golkar asal daerah mana.

Penetapan tersangka ini menyusul laporan Ketua DPD Golkar Jambi Zoerman Manaf dengan nomor laporan 289/III/2015/Bareskrim per tanggal 11 Maret 2015.

Zoerman melaporkan adanya dugaan pelanggaran pemalsuan terhadap sejumlah kader Golkar. [rus/rmol]

loading...
Click to comment
To Top