Perayaan Hari Pattimura di Maluku Diwarnai Adu Parang. Dua Warga Kritis – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Perayaan Hari Pattimura di Maluku Diwarnai Adu Parang. Dua Warga Kritis

 AMBON- Konvoi perayaan Obor Pattimura, Kamis (14/5) di Saparua seketika menjadi tegang.  Saat warga tengah ramai-ramainya mengikuti iring-iringan pembawa obor, tiba-tiba saja terjadi insiden pembacokan. Satu warga Sirisori, Gerry Parinussa (21), dibacok di bagian belakang dan Andrias Kesaulija kena sabetan parang di kepala.

Insiden berdarah itu terjadi sekitar pukul 17.30 wit. Saat itu, korban pertama, Gerry Paranussa yang berprofesi sebagai tukang ojek, sedang mengikuti konvoi pembawa Obor Pattimura menggunkaan motor. Namun tiba-tiba saja, salah seorang penari cakalele melayangkan parang ke arah korban. Gerry langsung terjatuh, denga luka robek sepanjang 8 Cm.

Seketika, konvoi berubah panik. Beberapa yang mengetahui warganya kena bacok langsung hadap-hadapan. Namun, polisi bergerak cepat melerai ketegangan. Gerry kemudian dilarikan ke RSU Saparua, sementara konvoi tetap dilanjutkan.

Berselang beberapa menit kemudian, sekitar pukul 17.50 wit, terjadi insiden susulan. Korbannya Andrias Kesaulija (38), yang juga warga Sirisori Amalatu.

Kejadian bermula ketika penyerahan Obor Pattimura. Andrias yang berada di lokasi langsung diserang orang tak dikenal menggunakan parang. Korban kena bacok di bagian kepala dan mengalami luka seirus sepanjang 5 cm. Korban langsung dilarikan ke RSU Saparua.

Kuat dugaan, pelaku adalah masyarakat dari Negeri Tuhaha, sewaktu menyerahkn Obor Pattimura kepada Raja Negeri Sirisori Amalatu untuk diserahkn kepada tua-tua adat Masyarakat Negeri Saparua.

Polisi belum mengetahui pasti pelaku pembacokan. Namun salah seorang penari Cakalele, Hermanus Pattipeluhu (29), warga Negeri Tuhaha, sementara diamankan di Mapolsek Saparua karena diduga sebagai provokator dan pemicu insiden berdara tersebut. (IO)

loading...
Click to comment
To Top