Siswa Perokok? Ini Hukumannya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Siswa Perokok? Ini Hukumannya

JAKARTA-Pemprov DKI Jakarta tidak akan membagikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) kepada siswa dan siswi yang diketahui merokok atau mampu membeli telepon seluler mahal (gadget). Untuk mereka yang kedapatan memiliki dua kategori tersebut dan mendapatkan KJP, maka fasilitas tersebut akan segera ditarik.

“Ya kalau ketahuan (merokok dan memiliki telepon seluler), maka sanksinya dibatalkan KJP-nya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Arie Budhiman, Jumat (15/5).

Kata Arie, penerapan aturan tersebut adalah salah satu bentuk perbaikan sistem pembagian KJP. Ia menjelaskan bila cara itu akan melibatkan kepala sekolah, wali kelas dan guru seluruh sekolah yang ada di Jakarta. Baik itu tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah umum (SMU).

Selain itu, lanjutnya, Dinas Pendidikan DKI juga akan melakukan kunjungan ke rumah tinggal siswa penerima KJP. Sehingga dapat diketahui apakah siswa yang dimaksud sesuai dengan kategori penerima KJP, yakni berasal dari keluarga tidak mampu, dan tentu yang memiliki KTP Jakarta.

“Kegiatan visitasi (kunjungan) ke rumah siswa diharapkan dapat memantau siswa yang merokok dan atau menggunakan HP mahal,” tukasnya seperti dikabarkan RMOL Jakarta.

Sebagaimana diketahui, sejak diluncurkan awal tahun 2012 lalu, KJP memang sudah banyak peminatnya. Namun tak jarang KJP kerap salah sasaran. Karena sering kali ditemukan di lapangan bila orang menengah ke atas justru mendapatkan KJP. Sementara orang miskin tidak mendapatkan program ini.

Agar hal serupa tidak terjadi kembali, DKI mengenakan aturan baru terkait kategori penerimaan KJP ini. Diantaranya siswa dan siswi yang masuk daftar menerima KJP tidak boleh merokok.

“Kita mau nanti perketat ke arah situ. Penerima KJP tidak ada yang merokok,” ujar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. [rus/rmol]

loading...
Click to comment
To Top