Usai Pertandingan Proyeksi, Timan U-23 Mantapkan Formasi dan Starting. Ini Informasinya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Usai Pertandingan Proyeksi, Timan U-23 Mantapkan Formasi dan Starting. Ini Informasinya

TIMNAS U-23 proyeksi SEA Games 2015 Singapura semakin mantap menerapkan formasi baku 4-1-4-1. Tim pelatih skuat Garuda Muda melihat materi yang ada mampu menjalankan strategi cukup baik dengan formasi tersebut.

Dengan komposisi lini belakang yang tak berbeda jauh dari kualifikasi Piala Asia U-23, Maret lalu, hanya Vava Mario Zagallo yang baru. Dia didapuk menempati posisi bek kanan, posisi yang harusnya menjadi milik Alfin Tuasalamony jika tak mengalamai patak kaki.

Zulfiandi, di dapuk sebagai gelandang jangkar. Evan Dimas dan Adam Alis, berada di depannya, sejajar dengan Ahmad Nufiandani dan Wawan Febrianto di wing kanan-kiri. Sementara itu, striker tunggal diserahkan kepada pemain mungil namun gesit, Ferinando Pahabol.

“Komposisinya seperti itu lawan Persigar (Garut) dan kami menang. Di babak pertama, pakai itu 4-0. Di babak kedua kami ubah semua, pakai yang pelapis memang sedikit menurun, tapi itu karena lawan juga makin bertahan,” kata Asisten pelatih Timnas U-23 Mustaqim.

Dengan waktu tersisa sepuluh hari, sebelum bertolak ke Singapura, hanya kekompakan yang mungkin diasah oleh tim pelatih. Sementara, fisik pemain tak bisa digenjot dalam waktu yang pendek.

“Kami mematangkan variasi serangan dan membuat pemain semakin padu satu sama lain. Selaib itu juga mengangkat mental mereka,” tuturnya. (dkk/jpnn)

loading...
Click to comment
Ragam

Usai Pertandingan Proyeksi, Timan U-23 Mantapkan Formasi dan Starting. Ini Informasinya

TIMNAS U-23 proyeksi SEA Games 2015 Singapura semakin mantap menerapkan formasi baku 4-1-4-1. Tim pelatih skuat Garuda Muda melihat materi yang ada mampu menjalankan strategi cukup baik dengan formasi tersebut.

Dengan komposisi lini belakang yang tak berbeda jauh dari kualifikasi Piala Asia U-23, Maret lalu, hanya Vava Mario Zagallo yang baru. Dia didapuk menempati posisi bek kanan, posisi yang harusnya menjadi milik Alfin Tuasalamony jika tak mengalamai patak kaki.

Zulfiandi, di dapuk sebagai gelandang jangkar. Evan Dimas dan Adam Alis, berada di depannya, sejajar dengan Ahmad Nufiandani dan Wawan Febrianto di wing kanan-kiri. Sementara itu, striker tunggal diserahkan kepada pemain mungil namun gesit, Ferinando Pahabol.

“Komposisinya seperti itu lawan Persigar (Garut) dan kami menang. Di babak pertama, pakai itu 4-0. Di babak kedua kami ubah semua, pakai yang pelapis memang sedikit menurun, tapi itu karena lawan juga makin bertahan,” kata Asisten pelatih Timnas U-23 Mustaqim.

Dengan waktu tersisa sepuluh hari, sebelum bertolak ke Singapura, hanya kekompakan yang mungkin diasah oleh tim pelatih. Sementara, fisik pemain tak bisa digenjot dalam waktu yang pendek.

“Kami mematangkan variasi serangan dan membuat pemain semakin padu satu sama lain. Selaib itu juga mengangkat mental mereka,” tuturnya. (dkk/jpnn)

loading...
Click to comment
Ragam

Usai Pertandingan Proyeksi, Timan U-23 Mantapkan Formasi dan Starting. Ini Informasinya

TIMNAS U-23 proyeksi SEA Games 2015 Singapura semakin mantap menerapkan formasi baku 4-1-4-1. Tim pelatih skuat Garuda Muda melihat materi yang ada mampu menjalankan strategi cukup baik dengan formasi tersebut.

Dengan komposisi lini belakang yang tak berbeda jauh dari kualifikasi Piala Asia U-23, Maret lalu, hanya Vava Mario Zagallo yang baru. Dia didapuk menempati posisi bek kanan, posisi yang harusnya menjadi milik Alfin Tuasalamony jika tak mengalamai patak kaki.

Zulfiandi, di dapuk sebagai gelandang jangkar. Evan Dimas dan Adam Alis, berada di depannya, sejajar dengan Ahmad Nufiandani dan Wawan Febrianto di wing kanan-kiri. Sementara itu, striker tunggal diserahkan kepada pemain mungil namun gesit, Ferinando Pahabol.

“Komposisinya seperti itu lawan Persigar (Garut) dan kami menang. Di babak pertama, pakai itu 4-0. Di babak kedua kami ubah semua, pakai yang pelapis memang sedikit menurun, tapi itu karena lawan juga makin bertahan,” kata Asisten pelatih Timnas U-23 Mustaqim.

Dengan waktu tersisa sepuluh hari, sebelum bertolak ke Singapura, hanya kekompakan yang mungkin diasah oleh tim pelatih. Sementara, fisik pemain tak bisa digenjot dalam waktu yang pendek.

“Kami mematangkan variasi serangan dan membuat pemain semakin padu satu sama lain. Selaib itu juga mengangkat mental mereka,” tuturnya. (dkk/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top