4.680 Lampion Hiasi Langit Semarang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

4.680 Lampion Hiasi Langit Semarang

SEMARANG, RAJA – Walikota Semarang Hendrar Prihadi ‘menyulap’ Banjir Kanal Barat lewat kegiatan Semarang Introducing Market 2015 yang menyajikan beragam produk UMKM dan Festival Kaligarang 2015.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara Gemerlap Banjir Kanal Barat 2015 dan untuk memeriahkan HUT Kota Semarang ke-468.
Sebanyak 4.680 lampion menghias langit Banjir Kanal Barat dan belasan perahu hias yang kebanyakan berbentuk naga ditampilkan dalam kegiatan ini.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Walikota Semarang Hendrar Prihadi, dan beberapa pejabat lainnya secara bersama-sama menekan tombol sebagai tanda dimulainya Gemerlap Banjir Kanal Barat 2015.

Dalam sambutannya, Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi mengatakan, Festival Kaligarang yang berlangsung 29-31 Mei itu sekaligus penutup perayaan HUT Ke-468 Kota Semarang dan peringatan Hari Air Sedunia. “Sungai Banjir Kanal Barat ini sekarang cantik dan menjadi tempat penyelenggaraan agenda yang luar biasa, seperti Festival Kaligarang ini. Tempat ini luar biasa cantik,” ungkap Hendi, Sabtu (30/5).

Makanya, Hendi mengajak kepada seluruh warga untuk bersama-sama merawat dan menjaga kebersihan Sungai Banjir Kanal Barat. Sebab, area tersebut saat ini merupakan salah satu destinasi wisata baru dan banyaknya kegiatan yang ada diharapkan bisa mendongkrak kunjungan wisatawan. “Dalam perjalanan waktu, kita berhasil membangun Waduk Jatibarang Kolam Retensi, dan Banjir Kanal Barat. Namun, semua itu harus bersama-sama kita rawat agar keindahan dan kenyamanan tetap terjaga. Kemudian akan berbanding lurus dengan meningkatnya kunjungan wisata,” terangnya.

Pihaknya juga mengapresiasi kegiatan ini diagendakan sebagai agenda tahunan Pemkot Semarang. Pasalnya, animo masyarakat yang luar biasa menyaksikan dan mengunjungi kegiatan ini.
Hal senada juga diungkapkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Menurutnya, semakin banyaknya kegiatan menarik yang digelar di Kota Semarang, semakin dapat menarik wisatawan untuk menyaksikannya. “Saya bangga Semarang makin ‘greget’. Banyak kegiatan yang bisa ditonton masyarakat,” katanya.

Ia mengingatkan festival yang diadakan untuk memperingati Hari Air Sedunia bisa menjadikan introspeksi seluruh masyarakat untuk menghemat air dan menjaga kelestarian sungai. “Sungai ini dibangun dengan perjuangan yang sangat luar biasa, makanya harus dijaga kebersihannya, jangan dikotori. Ingat juga, sebentar lagi musim kemarau,” pungkasnya. (Art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top