Lelaki 2 Istri Tewas Gantung Diri – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Lelaki 2 Istri Tewas Gantung Diri

SALATIGA, RAJA – Warga kampung Nanggulan, Kota Salatiga geger dengan ditemukannya salah satu warganya yang nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Sabtu (30/5) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban diketahui bernama Tukimin alias Mbah Londo (61) warga Nanggulan RT 05 RW 07, Kelurahan Kutowinangun Kidul, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga.

Pertama kali yang melihat korban gantung diri adalah Tukini (60) istri kedua korban yang baru saja pulang dari bekerja di ‘Rose’ Catering Mrican, Salatiga. Ketika masuk rumah dalam keadaan sepi dan sampai di kamar dikagetkan dengan melihat suaminya menggantung di blandar kamar tidurnya menggunakan jarit milik istrinya.

“Sekitar pukul 16.00 Wib saya sampai rumah dari bekerja di Rose Catering di Mrican. Saat masuk rumah keadaannya sepi dan tidak melihat suami saya,” katanya.

Namun, saat masuk kamar tercengang dengan melihat suaminya menggantung dan tubuhnya tidak bergerak. “Saya seketika langsung berteriak dan warga yang mendengar teriakan langsung berdatangan. Sejumlah warga langsung melaporkannya ke Polsek Tingkir dan Polres Salatiga,” kata Tukini kepada Rakyat Jateng, ketika ditemui di rumahnya dengan kalimat terbata-bata, Sabtu (30/5).

Salah seorang saksi, Gatot (51) tetangga korban mengatakan, bahwa dugaannya korban nekat gantung diri karena sakit yang dideritanya selama ini tidak kunjung sembuh dan ada masalah ekonomi dan keluarga. Selama ini korban diketahui memiliki dua orang istri. Istri pertama korban adalah Kamsiyah (60) kini tinggal di RT 07 RW 04 Pancuran, Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga. Selama ini, korban dengan para tetangga di Nanggulan hubungannya baik dan korban termasuk pendiam.

Petugas dari Polsek Tingkir yang dipimpin Kapolsek Tingkir Kompol Wawan dan Polres Salatiga yang tiba dilokasi kejadian, dengan dibantu warga setempat langsung melakukan olah TKP dan evakuasi jenasah korban. Tubuh korban yang berhasil diturunkan atau lepas dari tali gantungan dan dari pemeriksaan medis, ditubuh korban tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Tewasnya korban diduga murni bunuh diri dengan gantung diri.

“Tewasnya korban adalah murni bunuh diri dan di tubuhnya tidak ada tanda-anda penganiayaan,” tandas Kompol Wawan. (hes)

loading...
Click to comment
To Top