NPHD Empat Daerah Belum Jelas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

NPHD Empat Daerah Belum Jelas

FAJAR ONLINE, MAKASSAR – Bawaslu Sulsel menilai pemerintah tidak progresif menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak Desember 2015 mendatang, termasuk 11 kabupaten se-Sulsel. Penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) seharusnya mendapat perhatian serius. Sampai sekarang masih ada empat daerah masing-masing Maros, Toraja Utara, Selayar dan Bulukumba belum menandatangani NPHD.

Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi, mengancam merekomendasikan penundaan pilkada keempat daerah tersebut jika dalam waktu dekat penandatanganan NPHD tidak dapat direalisasikan. ” Pekan depan kami akan melapor ke Bawalu. Kalau tidak ada, bawaslu bisa merekomendasikan penundaan pilkada. Itu sudah diatur dalam undang-undang,” ujarnya di ruang kerjanya, Senin 1 Juni.

Bahkan Arumahi menuding pemkab bersangkutan tidak memahami fungsi strategis yang dimiliki bawaslu sebagai penyelenggara pilkada. Dia mengaitkannya dengan tingkat kesuksesan suatu daerah. “Dari beberapa daerah, banyak yang menyebut berhasil. Berhasil apanya. Biaya penyelenggara pilkada saja tidak mampu,” ketusnya. (mp1-mp3)

To Top