Usai Tak Menjabat Walikota, Kelompok Relawan Rawan tidak Solid – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Usai Tak Menjabat Walikota, Kelompok Relawan Rawan tidak Solid

SEMARANG, RAJA – Pengamat politik dari Undip Semarang, Yulianto, mengatakan bahwa Hendi harus rajin melakukan komunikasi politik dengan para pendukungnya, baik kelompok relawan Sahabat Hendrar Prihadi (SHP) maupun Sedulur Sehati Semarang (S3), dan lainnya.

Namun, menurut Yulianto, penggalangan basis massa di luar partai politik itu masih mengandalkan jaringan struktural karena posisinya sebagai walikota. Setelah Hendi lengser jadi walikota, kelompok relawan rawan tidak solid dan berjalan sendiri. Karena itu, Hendi harus mampu menyatukan mereka agar tetap solid.

“Kalau calon incumbent mengandalkan jaringan birokrasi dalam menggalang dukungan, dikhawatirkan setelah tidak lagi menjabat, para pendukungnya sulit dikontrol dan bisa saja akhirnya pindah mendukung calon lain,” katanya.

Hal berbeda akan terjadi jika penggalangan dukungan para relawan berasal dari keinginan masyarakat. Dukungan justru akan terus mengalir karena masyarakat sendiri menginginkan sosok pemimpin yang mereka impikan selama ini.
“Itu namanya sistem bottom-up, di mana struktur dari unit terkecil di masyarakat yang bergerak ke atas meminta seorang figur untuk menjadi pemimpin,” ujarnya.

Agar dukungan politik tetap mengalir sampai pelaksanaan Pilwakot pada 9 Desember mendatang, calon incumbent harus rajin berkomunikasi politik dan intens turun ke masyarakat tingkat bawah.
“Pesaing Hendi nanti itu kemungkinan besar mantan walikota juga (Soemarmo Hadi Saputro). Persaingan semakin ketat karena dua-duanya pernah dalam satu birokrasi pemerintahan di Kota Semarang,” ujarnya.

Sebelum mengukuhkan Sahabat Semarang Hebat (SSH), Hendi juga mengukuhkan relawan SHP Kecamatan Ngaliyan di Kelurahan Purwoyoso, Sabtu (16/5) malam.
Sekretaris DPC PDIP Kota Semarang Kadarlusman menegaskan, sinergi partai dan relawan yang ingin memenangkan Hendi dalam pilwakot sudah bulat. Keduanya akan saling koordinasi agar tidak terjadi perbedaan persepsi di lapangan.

“Nanti kami koordinasi bareng-bareng agar tidak ada benturan karena tujuannya sama, yakni memenangkan Hendrar Prihadi dalam pilwakot mendatang,” katanya. (dbs)

loading...
Click to comment
To Top