Leo Nababan: Tak Ada Kata Islah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Pilkada

Leo Nababan: Tak Ada Kata Islah

JAKARTA- Ketua DPP Partai Golkar Kubu Agung, Leo Nababan menegaskan sekaligus meluruskan bahwa  pertemuan di rumah JK itu tidak bisa dikatakan sebagai bentuk islah melainkan hanya kesepakatan awal untuk Pilkada.

“Selain itu tentu kami menghargai Jusuf Kalla selain sebagai Wapres juga sebagai politisi senior Partai Golkar yang menginisiasi acara tersebut,” ujarnya saat dihubungi via telepon, Selasa (2/6).

Jika dikatakan islah, kata Leo itu hanyalah pendapat dari kubu Aburizal. Sementara kubu Agung tetap menganggap masalah ini belum selesai. Dan membentuk kepengurusan islah adalah suatu hal yang susah. Karena kedua kubu sama-sama tak ingin menyerahkan kursi ketua umum dan sekretaris jenderal. Padahal secara legalitas, kata Leo mereka yang punya SK Menkumham jadi Agung Laksono lah ketua umumnya.

“Di rumah JK itu hanya kesepakatan untuk Pilkada. Tapi begitu  masuk tingkat implementasi kesepakatan itu langsung bubar, karena permintaan kubu Ical dianggap tidak realistis karena meminta agar mengacu pada hasil Munas Riau. Riau kita tidak bisa terima lagi karena itu sudah dua kali demisioner,” tegasnya.

Seperti diketahui, dua kubu yang berseteru, Aburizal Bakrie dan Agung Laksono, membubuhkan tanda tangan sebagai tanda keduanya menyepakati islah terbatas di kediaman Jusuf Kalla, Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (30/5). Ditengahi JK, keduanya membubuhkan tanda tangan.

loading...
Click to comment
To Top