Kemenpora Tanggapi Pengunduran Diri Presiden FIFA – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Bola

Kemenpora Tanggapi Pengunduran Diri Presiden FIFA

JAKARTA – Beberapa jam yang lalu, Sepp Blatter mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Presiden FIFA. Pengunduran diri tersebut hanya berselang beberapa hari sejak dia pada tanggal 29 Mei 2015 telah terpilih kembali pada Kongres FIFA tahun 2015, sehingga total dia sudah menjabat Presiden FIFA selama 17 tahun terakhir ini.

Tekait dengan adanya pengunduran diri Presiden FIFA Sepp Blatter tersebut, Kemenpora melalui Kelapa Komunikasi Publik, Gatot S Broto menyampaikan beberapa poin sikapnya antara lain apapun alasan dan motivasi Sepp Blatter untuk mengundurkan diri sebagai Presiden FIFA yang justru baru saja terpilih, Kemenpora tetap menaruh rasa hormat dan apresiasi kepadanya, karena keputusan tersebut dilakukannya tanpa harus menunda-nunda waktunya pada saat FIFA semakin menjadi sorotan internasional atas berbagai indikasi dugaan skandal korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat tinggi FIFA di sekitar lingkaran kekuasaannya.

“Pengunduran dirinya ini akan memberi peluang bagi berbagai pihak yang ingin melakukan reformasi total terhadap manajemen FIFA,” tulis Gatot dalam siaran Persnya, Rabu (3/6).

Kemudian Kemenpora sendiri sudah merasakan makin buruknya tata kelola manajemen FIFA saat FIFA pada tanggal 30 Mei 2015 menyampaikan sanksi melalui surat resminya kepada PSSI. Dalam surat tersebut, sebagaimana sudah disebut dalam siaran pers Kemenpora tanggal 31 Mei 2015, memuat sejumlah kejanggalan.

“Sehingga Kemenpora mempertanyakan tingkat keseriusan FIFA dalam menjatuhkan sanksi pada anggota federasinya, karena faktanya tidak berdasarkan data dan fakta yang sesungguhnya. Seakan-akan FIFA hanya bermain-main dalam memutuskan sanksi yang akan dijatuhkannya,” ujarnya.

Olehnya itu, pengunduran diri Sepp Blatter itu hendaknya menjadi pelajaran bagi seluruh pejabat FIFA dan para anggota federasinya untuk juga harus responsif secara bijak jika menghadapi sorotan atas berbagai kasus yang ada tanpa harus menunda-nunda waktu pengunduran diri.

“Idealnya Sepp Blatter dulunya tidak perlu mencalonkan diri sebelum Kongres FIFA bulan Mei 2015 lalu, tetapi itu tidak mungkin karena merupakan haknya. Namun pengunduran dirinya saat ini paling tidak hanya memberi beban tambahan pada FIFA untuk mengadakan kongres lagi secepatnya dari pada menangani sejumlah masalah lain yang lebih mendesak,” tutupnya.

 

loading...
Click to comment
To Top