Usai Segel Dibuka, Kali Ini Pemkab Temanggung Gembok 41 Toko – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Usai Segel Dibuka, Kali Ini Pemkab Temanggung Gembok 41 Toko

TEMANGGUNG – Setelah dibuka paksa oleh pengacara dan pedagang Senin (1/5) siang, Pemerintah Kabupaten Temanggung pada Selasa (2/5) malam kembali menyegel 41 toko di Pasar Kliwon. Kali ini, selain menggunakan garis batas dan stiker segel, penyegelan juga menggunakan rantai gembok.

Dipimpin langsung oleh Sekda Kabupaten Temanggung Bambang Arochman, sekitar pukul 23.00 WIB, Selasa (2/5), Satpol PP dibantu satuan pengamanan Pasar Kliwon dan personel polisi dari Polres Temanggung menggembok pintu toko dan menempel stiker segel. Saat operasi penyegelan, Satpol-PP dan satpam Pasar Kliwon juga nampak memaksa keluar beberapa karyawan toko yang masih berada di dalam toko.
Menurut Kepala Satpol PP Kabupaten Temanggung, Endro Basuki, penyegelan memang sengaja menggunakan gembok agar para pedagang tidak bisa lagi memasuki atau beraktivitas di dalam toko. Karena sesuai peraturan, toko itu harusnya dikosongkan.
“Kita gunakan gembok agar pedagang tidak bisa masuk, dan segel tidak lagi dirusak, harusnya memang tidak diperbolehkan siapapun memasuki toko,” katanya.
Sementara itu Sekda Kabupaten Temanggung Bambang Arochmam menjelaskan,bila pada saat penyegelan pertama ada 42 toko yang disegel, untuk saat ini jumlahnya menjadi 41 toko, karena satu pemilik telah melunasi pembayaran sewa toko.
“Ini adalah kelanjutan dari segel yang pertama, setelah kita lakukan segel yang pertama dirusak dan telah kita laporkan ke polisi, kita lakukan penyegelan yang kedua. Bila masih ada yang merusak tentu kita juga akan laporkan ke polisi. Penyegelan akan terus dilakukan hingga sang pemilik bisa melunasi uang sewa,” katanya.
Kisruh antara pedagang dengan Pemkab Temanggung tersebut terjadi akibat sejumlah pedagang belum membayar sewa beli toko yang telah habis masa kontraknya. Para pedagang mengklaim ruko dan toko tersebut telah menjadi hak milik dan hanya melakukan perpanjangan kontrak. Apalagi, menurut kuasa hukum pedagang, kasus sengketa tersebut juga masih disidangkan di Pengadilan Negeri Temanggung. (din)

loading...
Click to comment
To Top