BI Lakukan Pendampingan Peternak Sapi Potong di Batang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

BI Lakukan Pendampingan Peternak Sapi Potong di Batang

BATANG – Kabupaten Batang, Jawa Tengah, yang merupakan wilayah yang memiliki laut dan pegunungan, memiliki banyak potensi, salah satunya potensi klaster sapi potong. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Batang Soetadi saat membuka Focus Group Discussion

Pengembangan Ketahanan Pangan Klaster Sapi Potong yang diinisiasi Bank Indonesia di Hotel Sendangsari Batang, Kamis (4/6).
Kabupaten Batang memang dikenal juga dengan daerah pengembangan sapi potong, seperti di Desa Wanar Kecamatan Tersono dan Desa
Sangubanyu Kecamatan Bawang yang sudah terkenal dengan sapi Simental, hingga menjadi juara Inseminasi sapi simental.
“Sapi potong jenis Simental di Kabupaten Batang sudah dikenal seperti yang ada di Desa Wanar dan Sangubanyu, namun perkembangan
sapi potong di Batang belum dimaksimalkan, padahal untuk pakan di Batang sangat berlimpah, tapi justru daerah lain yang memanfaatkan.
Kebutuhan daging secara nasional sangatlah besar sehingga peternak sapi tidak akan rugi karena permintaan pasar sangat luar biasa
banyaknya, sehingga pemerintah saat ini untuk mencukupi kebutahan daging pemerintah harus impor daging sapi,” lanjut Soetadi.
Manajer BI Cabang Tegal bidang UMKM Sutardi dalam laporannya menjelaskan, Bank Indonesi juga memiliki peran untuk pengembangan
ketahanan pangan melalui pendampingan kepada petani agar produktivitas pangan dapat meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan
pangan. “Bank Indonesia berbeda dengan bank lain karena BI memiliki tujuan agar tercapai kestabilan rupiah, supaya harga tidak
bergejolak, serta tercapainya permintaan dan penawaran sesuai kebutuhan masyarakat, serta bagaiman menjaga, meningkatkan
produktifitas pangan agar tidak terjadi inflasi. Ada beberapa komoditas yang dikembangkan BI di eks Karsidenan Pekalongan untuk
ketahan pangan yaitu sapi, bawang merah dan putih, cabe, udang paname, ayam petelur dan sapi potong,” jelasnya. (feb)

loading...
Click to comment
Ragam

BI Lakukan Pendampingan Peternak Sapi Potong di Batang

BATANG – Kabupaten Batang, Jawa Tengah, yang merupakan wilayah yang memiliki laut dan pegunungan, memiliki banyak potensi, salah satunya potensi klaster sapi potong. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Batang Soetadi saat membuka Focus Group Discussion

Pengembangan Ketahanan Pangan Klaster Sapi Potong yang diinisiasi Bank Indonesia di Hotel Sendangsari Batang, Kamis (4/6).
Kabupaten Batang memang dikenal juga dengan daerah pengembangan sapi potong, seperti di Desa Wanar Kecamatan Tersono dan Desa
Sangubanyu Kecamatan Bawang yang sudah terkenal dengan sapi Simental, hingga menjadi juara Inseminasi sapi simental.
“Sapi potong jenis Simental di Kabupaten Batang sudah dikenal seperti yang ada di Desa Wanar dan Sangubanyu, namun perkembangan
sapi potong di Batang belum dimaksimalkan, padahal untuk pakan di Batang sangat berlimpah, tapi justru daerah lain yang memanfaatkan.
Kebutuhan daging secara nasional sangatlah besar sehingga peternak sapi tidak akan rugi karena permintaan pasar sangat luar biasa
banyaknya, sehingga pemerintah saat ini untuk mencukupi kebutahan daging pemerintah harus impor daging sapi,” lanjut Soetadi.
Manajer BI Cabang Tegal bidang UMKM Sutardi dalam laporannya menjelaskan, Bank Indonesi juga memiliki peran untuk pengembangan
ketahanan pangan melalui pendampingan kepada petani agar produktivitas pangan dapat meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan
pangan. “Bank Indonesia berbeda dengan bank lain karena BI memiliki tujuan agar tercapai kestabilan rupiah, supaya harga tidak
bergejolak, serta tercapainya permintaan dan penawaran sesuai kebutuhan masyarakat, serta bagaiman menjaga, meningkatkan
produktifitas pangan agar tidak terjadi inflasi. Ada beberapa komoditas yang dikembangkan BI di eks Karsidenan Pekalongan untuk
ketahan pangan yaitu sapi, bawang merah dan putih, cabe, udang paname, ayam petelur dan sapi potong,” jelasnya. (feb)

loading...
Click to comment
To Top