Bulog Grobogan Pastikan Stok Beras Aman Hingga Lebaran – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Bulog Grobogan Pastikan Stok Beras Aman Hingga Lebaran

GROBOGAN – Bulog 104 Depok Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menjamin stok beras miskin (raskin) untuk bulan Ramadhan dan Lebaran aman. Saat ini, stok beras di Gudang Bulog 104 Depok masih 10.100 ton.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Gudang Bulog 104 Depok Grobogan Teguh Widhiyanto didampingi Koordinator Petugas Pemeriksa Kualitas (PPK) Ahmad Aris Budiyanto saat menerima kunjungan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben) Grobogan yang dipimpin Kabid Perdagangan Sudarsi, Kamis (4/6) tadi.
Teguh mengatakan, bahwa beras sebanyak itu, 7.300 ton diantaranya merupakan beras hasil pengadaan pangan tahun 2015 ini dan sisanya hasil pengadaan tahun 2014 lalu.
Adapun target pengadaan pangan Bulog Grobogan tahun 2015 ini sebanyak 30.000 ton. Namun karena harga di tingkat petani jauh di atas HPP, target sebanyak itu kemungkinan kecil bisa tercapai, lanjut pria bertubuh tambun ini.
Masih menurut Teguh, meski tingkat penyerapan beras dari petani rendah, tetapi kami masih bisa membantu daerah lain. Minggu ini saja kami membantu Bulog Bawen Kabupaten Semarang sebanyak 800 ton, minggu kemarin ke Kebumen dan juga Jawa Barat, ungkapnya.
Seperti di ketahui, Harga Pokok Penjualan (HPP) sesuai Inpres Nomor 5 Tahun 2015 sebesar Rp7.300/kilogram, sedangkan harga beras di tingkat petani dan tengkulak mencapai Rp8.000 hingga Rp. 9.000/kilogram.
Sementara itu dalam kunjungan tersebut Kabid Perdagangan Disperindagtamben Sudarsi mengaku lega melihat stok yang ada di Gudang Bulog 104 Depok jauh dari yang diperkirakan.
“Sebelumnya kami sempat khawatir stok beras tidak cukup hingga Lebaran. Ternyata stok yang ada bisa mencukupi untuk kebutuhan raskin hingga Oktober 2015. Yang melegakan lagi, stok beras hasil pengadaan pangan tahun 2014 tinggal sedikit, sehingga warga penerima raskin mulai Juli 2015 akan menerima jatah beras hasil pengadaan tahun 2015 yang tentunya cukup bagus karena beras hasil panen musim tanam pertama (MT-I) Mei 2015 ini,” papar Sudarsi. (awg)

loading...
Click to comment
To Top