Calon Independen Harus Kantongi Dukungan di 7 Kecamatan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Calon Independen Harus Kantongi Dukungan di 7 Kecamatan

FAJARONLINE,PANGKEP — Syarat untuk maju melalui jalur independen semakin berat. Selain harus mengumpulkan sejumlah dukungan yang dibuktikan dengan fotokopi KTP pendukung serta dibuktikan dengan mengisi formulir yang ditandatangani oleh pendukung, calon independen juga harus mengumpulkan dukungan 1/2 dari jumlah kecamatan di kabupaten tersebut.

Untuk itu, jika di Kabupaten Pangkep memiliki 13 kecamatan, maka calon harus memiliki dukungan di tujuh kecamatan yang ada di Pangkep. Hal tersebut diungkapkan oleh ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangkep, Marzuki Kadir. ” Pada PKPU mengisyaratkan itu. Jadi dukungan calon minimal harus tersebar di tujuh kecamatan. Jadi meski syarat dukungan lebih tapi hanya ada di lima kecamatan maka dinyatakan gugur,” jelasnya.

Marzuki mengaku syarat calon independen pada Pilkada tahun ini memang berat akan tetapi efektif dan lebih memudahkan KPU dalam melakukan verifikasi. ” Untuk syarat dukungan nanti, kita juga akan turun langsung melakukan verifikasi kepada pemberi dukungan serta ada formulir yang juga mereka harus tandatangani. Itu nanti untuk mencari tau kebenaran dukungan mereka, jika ada yang merasa tidak pernah memberikan dukungan mereka bisa menolak bahkan menggugat jika merasa dirugikan dengan hal itu,” tuturnya.

Anggota KPU Pangkep lainnya, Jumadil menjelaskan pengumuman persyaratan calon independen yqkni 20 Mei hingga 7 Juli. Sementara untuk pemasukan berkas calon independen 11 -15 Juni sekaligus perbaikan. Sesuai Data Agret Kependudukan (DAK) dari Kementerian Dalam Negri jumlah penduduk di Pangkep sekitar 358294 orang dan untuk syarat dukungan indepwnden calon haus mengantongi minimal 30.455 KTP. Dari hasil pertemuan pada acara sosialisasi calon independen Calon Bupati (Cabup) Pangkep ada beberapa perwakilan dari beberapa calon bupati yang menanyakan hal tersebut yakni Pak Sangkala Taepe, Herman Majide dan H Nur Rahmat,” akunya.(ksa/wik)

loading...
Click to comment
To Top